Teras KPT Kabupaten Brebes Roboh, Baru 3 Tahun Dibangun: Ada Apa dengan Kualitas Proyek Pemerintah?

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 21 September 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan teras yang nampak Porak poranda

Bangunan teras yang nampak Porak poranda

BREBES | PortalindonesiaNews.Net  – Warga Kabupaten Brebes digegerkan dengan robohnya teras Kantor KPT Kabupaten Brebes pada Sabtu pagi (20/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Ironis, bangunan yang baru berusia kurang dari tiga tahun itu ambruk meski sedang dalam tahap renovasi.

Peristiwa ini menimbulkan kepanikan karena dua tukang yang sedang merenovasi ikut menjadi korban. Beruntung, keduanya hanya mengalami luka ringan berupa lecet dan memar. Meski begitu, peristiwa ini menyisakan tanda tanya besar terkait kualitas pembangunan gedung yang notabene dibiayai dengan anggaran daerah yang tidak sedikit.

Kronologi Masih Misterius

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab robohnya teras. Area kejadian sudah dipasangi garis polisi, sementara Inafis Polres Brebes, PMI, Kodim Brebes, Satpol PP, Damkar, serta jajaran Polres Brebes langsung melakukan penanganan di lokasi.

READ  DUGAAN PENGEROYOKAN ANAK DI WONOPRINGGO - KELUARGA MINTA POLISI TINDAK TEGAS, OBAT TERLARANG DIDUGA SEBAGAI PEMICU

Meski demikian, publik mulai mempertanyakan, bagaimana mungkin sebuah gedung pemerintah yang baru berdiri sekitar tiga tahun sudah mengalami kerusakan fatal?

READ  Program Bergizi Kok Bikin Sakit? 204 Siswa SMPN 1 Blora Tumbang Usai Santap MBG

Warga Curiga Kualitas Bangunan

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, robohnya teras ini menimbulkan kecurigaan besar soal kualitas pengerjaan proyek.

READ  Semarak HUT RI ke-80, IWOI Jateng & Polsek Semarang Barat Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih di Exit Tol Krapyak

“Kalau bangunan baru tiga tahun sudah roboh, pasti ada yang salah. Apalagi ini pakai uang rakyat dengan anggaran yang pasti besar. Ada apa dengan kualitasnya?” ungkapnya penuh heran.

READ  Proyek Siluman di Dalam Kantor DKK Salatiga: Tiga Bulan Berjalan Tanpa Papan Nama, Publik Pertanyakan Transparansi dan Dasar Hukumnya

Anggaran Fantastis, Hasil Mengecewakan

Kantor KPT Brebes disebut menelan biaya pembangunan miliaran rupiah dari APBD. Namun fakta di lapangan, bangunan itu kini sudah mengalami kerusakan serius. Publik pun mulai menduga adanya dugaan kegagalan konstruksi atau bahkan permainan anggaran dalam proyek ini.

READ  Penampungan Sampah Desa Apuan Baturiti Berantakan, Warga Kecewa Pemerintah Daerah Diduga Abaikan Perda

“Jangan-jangan ini ada permainan, karena jelas anggarannya besar. Kalau kualitasnya bagus, tidak mungkin baru 3 tahun sudah ambruk,” tambah warga lain dengan nada kesal.

READ  Wali Kota Salatiga Hadiri Merti Dusun Sendang Gambir: Merawat Tradisi, Menyatukan Generasi

Tuntutan Transparansi

Kasus ini kini menjadi sorotan publik. Banyak pihak mendesak pemerintah daerah untuk membuka transparansi terkait anggaran pembangunan sekaligus menindak tegas pihak yang bertanggung jawab bila terbukti ada kelalaian atau penyimpangan.

Bagi masyarakat, robohnya teras KPT Brebes bukan sekadar musibah teknis, melainkan simbol buruknya pengawasan dan manajemen proyek pemerintah daerah.

Red/Time

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolrestabes Semarang Jenguk Anggota yang Sakit sebagai Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri
Polrestabes Semarang Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Nonfisik yang Viral di Lingkungan Kampus, Polisi imbau Korban lain Segera Melapor
Peringati Hari Yoga Internasional 2026, Candi Ijo Heritage Wellness Retreat Hadirkan Harmoni Raga, Jiwa dan Warisan Budaya Nusantara
DIVIDEN PT BPE ANJLOK HINGGA 78 PERSEN, DPRD DISOROTI DESAK EVALUASI TOTAL DIREKSI DAN KETERBUKAAN PERUSAHAAN
Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora: Menggabungkan Ilmu, Teknologi, Dan Pengalaman Dalam Menjaga Keamanan  
Muscab Hanura Rembang Berlangsung Demokratis, H. Nor Hasan Kembali Terpilih Aklamasi, DPD Jateng Pasang Target Besar Hadapi 2029
DUGAAN CACAT PROSEDUR PENYIDIKAN MENCUAT, PEMAHAMAN HUKUM PEJABAT RESKRIM POLRES SERANG DIPERTANYAKAN
HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:29 WIB

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolrestabes Semarang Jenguk Anggota yang Sakit sebagai Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:03 WIB

Polrestabes Semarang Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Nonfisik yang Viral di Lingkungan Kampus, Polisi imbau Korban lain Segera Melapor

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:43 WIB

Peringati Hari Yoga Internasional 2026, Candi Ijo Heritage Wellness Retreat Hadirkan Harmoni Raga, Jiwa dan Warisan Budaya Nusantara

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

DIVIDEN PT BPE ANJLOK HINGGA 78 PERSEN, DPRD DISOROTI DESAK EVALUASI TOTAL DIREKSI DAN KETERBUKAAN PERUSAHAAN

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora: Menggabungkan Ilmu, Teknologi, Dan Pengalaman Dalam Menjaga Keamanan  

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:30 WIB

DUGAAN CACAT PROSEDUR PENYIDIKAN MENCUAT, PEMAHAMAN HUKUM PEJABAT RESKRIM POLRES SERANG DIPERTANYAKAN

Senin, 15 Juni 2026 - 15:27 WIB

HEBOH! Dugaan Dua Perangkat Desa Turitempel Mabuk di Balai Desa Picu Kemarahan Warga, Camat dan Bupati Diminta Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:31 WIB

JALAN HANCUR, WARGA BERGAS MENJERIT! DIDUGA AKIBAT TRUK TAMBANG, GRIB JAYA SIAP KAWAL HINGGA TUNTAS

Berita Terbaru