Tawuran di Jalan Solo-Semarang Boyolali Antargangster, 1 Orang Luka

- Kontributor

Senin, 23 September 2024 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa/portindonesianews.net

Portalindonesianews.net, _ Tawuran menggunakan senjata tajam di Jalan Solo-Semarang, Boyolali, yang viral di media sosial, melibatkan tiga kelompok gangster. Satu orang terluka akibat bacokan dalam insiden tersebut.

Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis, 19 September 2024, sekitar pukul 03.30 WIB di wilayah Dukuh Ngangkruk, Desa Winong, Kecamatan Boyolali. Informasi pertama diperoleh dari video viral di media sosial, yang kemudian diinvestigasi oleh pihak kepolisian.

READ  Merasa Tidak Adil, Istri dan Anak Khanifudin Mengadu ke LPKSM: Soroti Penetapan Tersangka di Polres Kebumen

“Dari hasil penyelidikan, tawuran ini melibatkan tiga kelompok gangster, yaitu Banyudono of Danger (BOD), Remaja Santuy Barat (Resbar), dan Bocah Cemen (BC) Ampel,” ujar AKBP Yoga dalam konferensi pers di Mapolres Boyolali, Sabtu (21/9/2024).

Baca juga artikel menarik lainnya di:pemakaian-bendera-indonesia-yang-salah.html

Dalam tawuran itu, BOD dan Resbar bergabung melawan Bocah Cemen Ampel. Tawuran menyebabkan satu orang dari kelompok Resbar mengalami luka bacok di kaki kanan, kaki kiri, serta luka lecet di dagu dan kedua lutut, dan kini dirawat di rumah sakit.

READ  Gelombang Demo Lengserkan Bupati Pati Sudewo Kian Membludak, Warga: “Kebijakannya Sudah Fatal!”

Korban ternyata sebelumnya pernah terlibat kasus tawuran serupa dan masih dalam tahap pengawasan.

Baca juga artikel menarik lainnya di: heboh-di-tiktok-ketua-lcki-jateng-y.html

Polisi kini masih terus menyelidiki kasus ini dan mengamankan beberapa pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau agar para orang tua dan masyarakat lebih waspada terhadap pergaulan remaja yang melibatkan kelompok-kelompok gangster.(RED/Iskandar)

READ  Diduga Abaikan Perma MA, Penyidik–JPU–Hakim di Semarang Disorot: Perkara Tipiring Berujung 10 Bulan Penjara

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru