Program Bergizi Kok Bikin Sakit? 204 Siswa SMPN 1 Blora Tumbang Usai Santap MBG

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 26 November 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA | PortalindonesiaNews.Net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Blora berubah menjadi petaka. Hingga Rabu siang (26/11/2025), jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan terus bertambah, mencapai 204 orang.

Para siswa mengeluhkan mual, sakit perut, dan diare hebat usai menyantap menu MBG yang disajikan pada Selasa (25/11/2025).

Sebagian besar siswa mengalami gejala saat sudah tiba di rumah, dan puluhan di antaranya dilarikan ke RS DKT Blora.

 

Dari total korban, 20 siswa harus menjalani perawatan, dua di antaranya berada dalam kondisi cukup serius sehingga mendapat penanganan intensif.

“Kemarin anak-anak makan MBG. Pulang sekolah banyak yang mengeluh diare,” ujar Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, saat dikonfirmasi.

Guru SMPN 1 Blora, Wahyu Yuli, menyebut angka yang tercatat terus bergerak naik.

READ  Penangkapan Truk Minyak Ilegal di Blora Buka Luka Lama: Desakan Legalisasi Sumur Rakyat Menguat

“Awalnya 198 siswa, ditambah laporan baru 6 anak lagi. Total 204 siswa. Kemungkinan masih bisa bertambah,” jelasnya.

Sejumlah siswa yang ditemui di rumah sakit menggambarkan kondisi mereka.

“Dari tadi malam sampai pagi sudah tiga kali diare. Sekarang mendingan, tapi perut masih sakit,” kata seorang siswa.

Siswa lain mengaku ada yang tidak beres dengan hidangan ayam yang mereka makan.

READ  Bergulirnya dugaan pemalsuan akte kelahiran terus berlanjut simak selengkapnya

“Daging ayamnya berlendir dan baunya aneh. Saya makan sedikit saja. Pulang sekolah langsung sakit perut,” ujar seorang siswi.

Menu MBG pada hari kejadian terdiri dari ayam berbumbu basah, sayur wortel, dan pakcoy. Banyak siswa menyampaikan keluhan yang sama terkait tekstur dan aroma ayam tersebut.

Sementara itu, tenaga kesehatan dan pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan serta memonitor kondisi para siswa.

READ  GRIB JAYA ANCAM KERAHKAN MASSA! BLORA DARURAT HUKUM DI SUMUR MAUT

Beberapa siswi terlihat masih dirawat di RS DKT dengan gejala serupa.

Kasus ini memicu desakan agar pemerintah daerah dan penyelenggara MBG segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengidentifikasi sumber kontaminasi dan mencegah insiden serupa terulang.

READ  PKL Satu Payung Pancasila Dapat Angin Segar! Walikota Salatiga Janji Sediakan Lapak Layak Usai Audiensi dengan DPP LSM APRI

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih fluktuatif dan proses penanganan terus berjalan.

Laporan: Iskandar

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru