Warga Desak Penetapan Tersangka, KPK Pastikan Kasus Suap Sudewo Masih Berjalan

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 2 September 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, langsung turun menemui massa. Di,  Yang Menuntut penindakan KPK kepada Bupati Pati 1 Sempetember 2025

Foto :Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, langsung turun menemui massa. Di, Yang Menuntut penindakan KPK kepada Bupati Pati 1 Sempetember 2025

Jakarta | PortalIndonesiaNews.Net– Tekanan publik terhadap eks Bupati Pati, Sudewo (SDW), kian menguat. Ratusan warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Senin (1/9/2025), menuntut lembaga antirasuah segera menetapkan Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, langsung turun menemui massa. Di hadapan warga, ia menegaskan penyidikan yang menyeret nama Sudewo masih berjalan. “Penanganan perkara yang menyangkut saudara SDW kami pastikan masih berproses,” ujar Budi.

READ  Imperial Digital Printing Hadirkan Pengalaman Cetak Tanpa Batas Waktu dengan Teknologi Warna Premium

Meski begitu, pernyataan KPK justru semakin menyudutkan posisi Sudewo. Pasalnya, publik menilai KPK terlalu berhati-hati, seolah melindungi sang mantan pejabat. Apalagi, rekam jejak Sudewo di kasus ini sudah jelas: ia pernah mengembalikan uang Rp720 juta, bahkan KPK menyita Rp3 miliar darinya sebagaimana terungkap di persidangan.

READ  SBY Kunjungi Kader dan Pengurus Partai Demokrat di Jateng, Kuatkan Barisan

“Kalau rakyat kecil mencuri motor langsung dipenjara. Tapi Sudewo sudah jelas-jelas menerima uang haram, masih juga dibiarkan bebas,” teriak Supriyono alias Botok, koordinator aksi.

READ  Respons Kilat Wali Kota! Aduan Warga Promasan Direspons Cepat, Pemkot Salatiga Gelar Rakor Lintas OPD

Warga bahkan menyindir KPK dengan menyerahkan obat herbal Tolak Angin. Menurut mereka, KPK “masuk angin” karena terlalu lamban dalam mengambil keputusan. “Gedung KPK katanya gedung rakyat, tapi kok malah bikin rakyat geram,” lanjut Supriyono.

READ  Sri Mulasih, Anak Bungsu yang Tak Pernah Menyerah: 14 Tahun Perjuangan Tanah Warisan di Teloyo

Di hadapan massa, KPK berjanji terbuka menerima tambahan informasi dari warga Pati sebagai bukti. Namun janji itu dianggap hanya basa-basi, sebab tuntutan serupa sudah dilayangkan sejak lama tanpa hasil.

READ  FGD Kemenhub Berujung Ricuh: Diduga Ada Skenario Terstruktur, Garda Nyaris Tak Berani Keluar Hotel

Aroma ketidakadilan semakin terasa karena Sudewo selalu tampil santai usai diperiksa. Pekan lalu, ia berdalih uang miliaran rupiah yang pernah disita KPK hanyalah pendapatan resmi dari DPR RI. Pernyataan ini sontak memantik kemarahan publik.

Kini, sorotan tajam mengarah ke KPK sekaligus ke Sudewo. Jika lembaga antirasuah tidak segera mengambil sikap tegas, potensi gelombang kemarahan warga Pati disebut bakal meledak lebih besar. “Kesabaran kami ada batasnya. Jangan biarkan rakyat bergerak anarkis gara-gara seorang Sudewo dilindungi,” tegas Supriyono di akhir orasi.

Laporan: Mr

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru