Pengamanan Lingkungan Masyarakat Papua Batasi Ruang Gerak OPM

- Kontributor

Rabu, 18 September 2024 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA, – 18 September 2024 – Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres RI) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua menjadi landasan hukum pelaksanaan tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Papua. Berdasarkan Inpres tersebut, Komando Operasi (Koops) TNI HABEMA bersama seluruh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG terus aktif melakukan pengamanan guna menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif. Langkah ini menjadi penting karena gangguan keamanan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) masih sering terjadi, yang pada akhirnya menghambat pembangunan kesejahteraan di Papua.

Baca juga artikel menarik lainnya: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/presiden-jokowi-resmikan-kawasan.html.                                                                                  Koops HABEMA berupaya menjaga situasi kondusif melalui kegiatan Teritorial, salah satunya melalui Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil). Melalui Bintahwil, TNI berusaha membangun ketahanan wilayah yang tangguh, di mana masyarakat turut serta dalam menjaga keamanan wilayahnya. Salah satu implementasi dari kegiatan ini terlihat pada awal September 2024, ketika simpatisan OPM di Distrik Sugapa berikrar kembali ke NKRI dan warga berikrar melawan OPM.

READ  Fajri Anugrah Ditangkap karena Kelola Situs Judi Online, Omzet Mencapai Rp 300 Juta per Bulan
Pada Rabu (18/9), Satgas Koops HABEMA menerima laporan dari warga Kampung Mamba, Distrik Sugapa, yang berhasil membatasi ruang gerak OPM di wilayah mereka. Warga yang telah berikrar melawan OPM menindaklanjuti ikrar tersebut dengan membakar habis sebuah Honai—tempat yang selama ini digunakan OPM sebagai transit sebelum melancarkan aksi gangguan di Distrik Sugapa.

Panglima Koops HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, menyatakan bahwa tindakan warga Kampung Mamba merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI dalam mendukung percepatan pembangunan Papua melalui kegiatan Bintahwil.

READ  Kades Dadapan Puguh Harianto Jadi Teladan, Dana Desa Transparan dan Tepat Sasaran

Baca juga artikel menarik lainnya: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/polisi-tangkap-pelaku-pembobolan-balai.html

“Inisiatif warga Mamba dalam membatasi ruang gerak OPM merupakan bukti nyata keberhasilan Bintahwil yang dilaksanakan TNI. Ini adalah langkah positif menuju terciptanya keamanan yang kondusif di Papua, yang juga mendukung upaya percepatan pembangunan kesejahteraan,” ungkap Brigjen TNI Lucky Avianto.

Baca juga artikel menarik lainnya:https://www.portalindonesianews.net/2024/09/kpk-temukan-dokumen-penting-dalam-mobil.html

READ  Keterangan Pers: Kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia Disambut Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada 3 September 2024

Dengan adanya dukungan langsung dari masyarakat, upaya menjaga keamanan dan membatasi pergerakan OPM terus diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan di Papua.

Autentikasi: Dansatgas Media 

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Berita Terbaru