Pasien Loncat dari Lantai 4 RSUD Salatiga, Menggemparkan Ruang Perawatan – Selamat Secara Ajaib

Avatar photo

- Kontributor

Kamis, 11 September 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SALATIGA | Portalindonesianews.net – Suasana RSUD Salatiga mendadak heboh pada Rabu pagi (10/9/2025) setelah seorang pasien nekat melompat dari lantai 4 Ruang Flamboyan. Pasien bernama AS (32), warga Tengaran, Kabupaten Semarang, jatuh dari ketinggian dan mengejutkan seluruh penghuni rumah sakit. Ajaibnya, korban masih selamat meski mengalami luka di bagian kepala dan kini menjalani perawatan intensif di IGD.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, AS yang menderita epilepsi selama lima tahun terakhir datang bersama ibunya untuk menjalani opname. Namun sejak awal, korban tampak menolak pemeriksaan medis dan berulang kali meminta pulang.

READ  KPK Bongkar Strategi Ridwan Kamil Samarkan Kepemilikan Kendaraan Lewat Ajudan

Situasi memanas ketika korban tiba-tiba bangun dari tempat tidur dan berusaha membuka jendela kamar perawatan. Sang ibu panik berusaha menahan, tetapi upaya tersebut gagal. Dalam hitungan detik, AS terjun dari lantai 4 dan jatuh di area sempit antara Gedung Flamboyan dan Gedung Radiologi.

READ  Polres Semarang Tanamkan Budaya Literasi, Salurkan Buku di Pondok Pesantren

Petugas keamanan yang mendengar suara keras segera melakukan evakuasi. Dengan sigap, tim medis IGD langsung memberikan penanganan darurat.

READ  Kabupaten Pati Membara! Rakyat Mengamuk Tolak Kenaikan Pajak: “Pemerintah Sudah Keterlaluan!”

Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP Radytya Triatmaji Pramana, S.H., M.H., mengungkapkan pihaknya telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan manajemen RSUD.

READ  Ditinggal Masak, Rumah Warga Susukan Terbakar Hebat! Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Korban merupakan pasien rawat jalan di Poli Saraf dan diketahui menderita epilepsi sejak lima tahun terakhir. Saat ini korban masih dalam penanganan intensif,” jelasnya.

Polres Salatiga turut mengimbau keluarga pasien agar memberikan pendampingan penuh, terutama bagi penderita penyakit kronis maupun gangguan kesehatan yang rentan memengaruhi kondisi psikologis.

READ  Warga Desak Penetapan Tersangka, KPK Pastikan Kasus Suap Sudewo Masih Berjalan

Peristiwa ini menimbulkan tanda tanya besar sekaligus peringatan bagi masyarakat: pendampingan keluarga di rumah sakit ternyata tidak kalah penting dibandingkan pengobatan medis.

Laporan : Andik Kusuma

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru