KPK Seret Bos Rokok ke Pusaran Suap Bea Cukai: Skandal Diduga Rugikan Negara, Publik Tersentak  

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 4 April 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bos Rokok HS Muhammad Suryo Yang Mangkir panggilan kpk

Foto : Bos Rokok HS Muhammad Suryo Yang Mangkir panggilan kpk

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net – Publik kembali dikejutkan oleh langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memanggil pengusaha rokok ternama, Muhammad Suryo, dalam pusaran kasus dugaan suap dan gratifikasi di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.02/04/2026

Pemanggilan bos rokok merek HS itu bukan sekadar pemeriksaan biasa. KPK menduga adanya praktik sistematis yang melibatkan pengusaha dan pejabat internal Bea dan Cukai untuk “mengakali” pembayaran cukai rokok, sebuah sektor yang selama ini menjadi salah satu penyumbang besar penerimaan negara.

READ  Diduga Dianiaya Pentolan Ormas, Kades Sendang Boyolali Dilarikan ke Rumah Sakit

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK bersama dua saksi lainnya dari pihak swasta. Namun, materi pemeriksaan masih dirahasiakan dan akan diungkap setelah proses selesai.

READ  Gus Halim Pamit Akhiri Jabatan Mendes Usai Rumahnya Digeledah KPK

Modus Lama, Kerugian Baru

Dari hasil penelusuran awal, penyidik KPK mengendus modus yang terbilang klasik namun berdampak besar, yakni pembelian pita cukai dengan tarif lebih rendah dalam jumlah besar, meski produksi dilakukan menggunakan mesin yang seharusnya dikenakan tarif lebih tinggi.

READ  Berkedok “Sumbangan”, SMPN 3 Purworejo Diduga Jalankan Praktik Tipu Muslihat Terstruktur — Sugiyono SH: Bukti Lemahnya Penegakan Hukum!

Jika dugaan ini terbukti, praktik tersebut bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi berpotensi menjadi kejahatan terstruktur yang merugikan keuangan negara dalam skala besar.

READ  Polisi Gerebek Pabrik Pengoplosan Gas Subsidi di Bekasi, Empat Pelaku Ditangka

Jaringan Terbongkar, Pejabat Sudah Tersangka

Kasus ini bukan berdiri sendiri. Sebelumnya, KPK telah menetapkan sejumlah pejabat Bea dan Cukai sebagai tersangka, termasuk Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC.

Tak hanya itu, operasi tangkap tangan (OTT) pada Februari 2026 juga menyeret nama-nama besar lain di lingkungan DJBC dan pihak swasta. Mereka diduga bersekongkol mengatur jalur importasi serta memanipulasi prosedur kepabeanan.

READ  LPK Serbaindo Luluskan 55 Siswa Siap Kerja ke Jepang, Sekaligus Luncurkan Lembaga Sertifikasi Bahasa Asing Pertama di Indonesia

Sorotan Tajam Publik

Kasus ini langsung menyedot perhatian luas masyarakat. Banyak pihak menilai praktik ini sebagai bentuk “pengkhianatan terhadap negara”, mengingat sektor cukai rokok selama ini menjadi tulang punggung penerimaan negara.

Pengamat ekonomi menyebut, jika benar terjadi manipulasi cukai secara masif, maka dampaknya bukan hanya pada penerimaan negara, tetapi juga menciptakan ketidakadilan bagi pelaku usaha yang taat aturan.

READ  HANURA DIY GELAR RAPAT FINAL, MUSDA DAN PELANTIKAN CALON PENGURUS DIGELAR 8 FEBRUARI

KPK Didorong Bongkar Hingga Akar

Desakan publik kini menguat agar KPK tidak berhenti pada level pelaku lapangan. Masyarakat meminta agar lembaga antirasuah itu mengusut hingga ke aktor intelektual dan jaringan utama, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak berpengaruh di balik layar.

Kasus ini pun berpotensi menjadi salah satu skandal cukai terbesar dalam beberapa tahun terakhir, yang bisa membuka tabir gelap praktik “main mata” antara pengusaha dan aparat.

Apakah ini hanya puncak gunung es? Atau awal dari terbongkarnya jaringan besar mafia cukai di Indonesia? Publik menunggu langkah berani KPK berikutnya.

READ  Tim Redaksi MSN & DPC Sopo ATRestorasi Bersatu Kota Medan, Menghadiri Acara Pernikahan Alfin Pasaribu dan Lisa

Hingga berita ini diturunkan, juru bicara menyampaikan bahwa Suryo mangkir dari panggilan KPK tanpa penjelasan yang jelas.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  
MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!
Kocak tapi Serius! Niat Buang Barang Bukti ke Septiktank, Malah “Dipungut” Petugas Pakai Jasa Sedot WC
TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  
Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  
Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan
BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  
Dugaan Intimidasi di Polres Boyolali: Saksi Diperlakukan Seperti Tersangka, Laporan Diduga Dihalangi Oknum Polsek Simo

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:45 WIB

BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WIB

MC “Dinamit” Bikin Suasana Cair, Seniman pun Ikut Bernyanyi!

Minggu, 12 April 2026 - 20:50 WIB

Kocak tapi Serius! Niat Buang Barang Bukti ke Septiktank, Malah “Dipungut” Petugas Pakai Jasa Sedot WC

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Rabu, 8 April 2026 - 23:03 WIB

BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  

Minggu, 5 April 2026 - 21:52 WIB

Dugaan Intimidasi di Polres Boyolali: Saksi Diperlakukan Seperti Tersangka, Laporan Diduga Dihalangi Oknum Polsek Simo

Minggu, 5 April 2026 - 18:02 WIB

GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori

Berita Terbaru