Kasus YY, YD & ARF: Bantahan MRN Picu Polemik, Publik Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Janji Bebaskan Perkara

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Purworejo | PortalIndonesiaNewsNet – Polemik dugaan penipuan dan pemerasan yang menyeret nama YY, warga Kecamatan Kutoarjo, kian memanas dan menjadi sorotan publik. Kasus ini bermula dari janji manis penyelesaian perkara, namun justru berbuntut kekecewaan dan saling tuding di ruang publik.

ARF, ibu dari korban SB, menegaskan dirinya siap menempuh jalur hukum karena merasa dipermainkan. Ia bersikeras bahwa sejumlah uang telah diserahkan kepada YY dan bahkan menyeret nama seorang wartawan, dengan iming-iming kasus tidak akan mencuat ke media. Namun kenyataannya, berita tetap tayang di puluhan media online.

Di sisi lain, wartawan berinisial MRN membantah keras keterlibatannya. Melalui sambungan seluler kepada awak media, MRN menyebut pemberitaan yang mengaitkan namanya adalah hoaks. Ia menegaskan tidak pernah menerima uang sepeserpun, apalagi mengondisikan pemberitaan.

READ  Puluhan Rumah Rusak Akibat PergerakanTanah di Padangjaya Cilacap

“Saya tidak terlibat, tidak menerima uang, dan nama saya dicatut tanpa dasar,” ujar MRN dengan nada tegas.

READ  Sugiyono, S.E., S.H., M.H.: Membela Hak Konstitusional, Bukan Membela Korupsi

Kontradiksi pernyataan ini menimbulkan kebingungan di masyarakat. Namun publik justru semakin geram melihat pola dugaan pemerasan yang menyeret nama-nama pihak tertentu hanya untuk menakut-nakuti dan menguras harta keluarga yang tengah terhimpit masalah hukum.

READ  Dipaksa Damai di Bawah Ancaman: Jeritan Suyati Menembus Sunyi Ketidakadilan

Aktivis hukum dan tokoh masyarakat di Purworejo mengecam keras praktik semacam ini. Mereka menilai jika benar terjadi penipuan dan pemerasan dengan mencatut nama aparat maupun wartawan, maka pelaku harus dihukum berat karena telah merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan media.

READ  Mobil Siaga Desa Geneng Mijen Viral di Medsos, Ditemukan di Karaoke Metro 3 Trengguli, Klarifikasi Kades Justru Menambah Tanda Tanya

“Ini bentuk mafia kasus! Jangan sampai rakyat kecil jadi korban permainan busuk seperti ini. Aparat harus turun tangan, usut tuntas, dan tindak tegas siapapun yang terlibat,” tegas salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.

READ  Perjuangkan Naktuka Kembali ke NKRI, Kepala Suku Oenames: Kami Tak Akan Lepas, Tapi Tetap di Jalan Damai

Kini publik menanti langkah nyata aparat penegak hukum. Apakah berani membongkar dugaan permainan kotor ini, atau justru membiarkan kasus mengambang di tengah masyarakat yang sudah kehilangan rasa percaya?

Laporan : Marno

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru