Hujan Setengah Jam Bikin Panik Warga Salatiga! Rumah Rusak, Tiang PLN Tumbang, Genteng Beterbangan

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 4 November 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Suasana ketika PLN Mengevaluasi Tiyang kabel Yang Rubuh Setelah Diterpa Badai 4/11/2025

Foto : Suasana ketika PLN Mengevaluasi Tiyang kabel Yang Rubuh Setelah Diterpa Badai 4/11/2025

SALATIGA | PortalIndonesiaNews.net — Cuaca cerah di Kota Salatiga tiba-tiba berubah mencekam. Dalam waktu yang begitu singkat, hanya sekitar setengah jam, hujan deras disertai hembusan angin kencang mengguncang kota yang biasanya tenang ini.

Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 12.10 WIB, langit mendadak gelap, petir bersahutan, dan angin berembus sangat kuat. Dalam hitungan menit, rumah warga porak-poranda, pohon tumbang berserakan, dan arus lalu lintas lumpuh di berbagai titik kota.

Atap rumah warga beterbangan tak terkendali. Di kawasan Warak, Sidorejo, atap Puskesmas Pembantu terlepas dan tersangkut di kabel PLN. Tak jauh dari lokasi, tiang listrik di depan SMKN 2 Warak patah dan tumbang menutup jalan.

Warga yang panik berhamburan ke luar rumah, khawatir bangunan akan roboh menimpa keluarga mereka.

“Hujannya memang cuma sekitar setengah jam, tapi anginnya luar biasa. Hanya dua menit tapi rasanya seperti badai. Genteng beterbangan, tiang listrik sampai patah, suaranya keras sekali. Saya langsung lari keluar rumah karena takut, ”tutur Dayat, warga Warak, dengan nada gemetar mengenang kejadian itu.

READ  Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Pohon Tumbang di Mana-mana

Puluhan pohon besar tumbang di berbagai titik: Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Pulutan Sidorejo, Jalan Hasanudin, Jalan Imam Bonjol, Kembangarum, hingga depan SMKN 2 Warak.

Di perempatan Grogol Baru, sebuah warung roboh tertimpa pohon, sementara di Jalan Abiyoso, sepeda motor warga ringsek tertimpa seng yang terbang dari atap rumah.

READ  Bendahara Desa Diduga Abai Tugas, Istri Disinyalir Kuasai Urusan Keuangan di Kantor Desa

Kawasan Kelurahan Kecandran pun turut terdampak. Beberapa rumah warga rusak berat; genteng pecah, dinding retak, bahkan sebagian atap roboh dihantam angin.

READ  Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Pemerintah dan Relawan Bergerak Cepat

Camat Sidomukti, Agus Wibowo, membenarkan bahwa terdapat sedikitnya enam titik kerusakan parah akibat cuaca ekstrem tersebut.

“Sebagian besar karena pohon tumbang menimpa bangunan dan rumah warga. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD, TNI-Polri, Damkar, serta para relawan untuk penanganan darurat,” ujar Agus.

Sejak siang hingga sore, tim gabungan masih bekerja keras membersihkan pohon tumbang, mengevakuasi puing bangunan, dan mengamankan kabel listrik yang putus.

READ  Peredaran Obat Keras “Parmadol” di Indramayu: Publik Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, Desak Aparat Bertindak Tegas

“Fokus kami sekarang membuka akses jalan dan memastikan warga bisa beraktivitas kembali. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Meski badai hanya berlangsung sebentar, rasa takut dan trauma masih menyelimuti warga.

“Baru kali ini saya lihat hujan sekuat itu. Anginnya sampai bikin pohon depan rumah hampir tumbang. Kami cuma bisa berdoa,”

ungkap seorang warga Warak dengan wajah cemas.

BPBD Ingatkan Warga untuk Tetap Siaga

BPBD Salatiga mengingatkan bahwa fenomena ini menjadi peringatan dini menuju puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir November.

Warga diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama terhadap pohon rindang, tiang listrik tua, dan atap rumah yang rapuh.

READ  Kompak Seragam Batik, Kompak Tutupi?” — Kepala Inspektorat Akui Ada Pelanggaran di Sekolah Negeri, LSM Bongkar Dugaan Pungli Sistematis di Dunia Pendidikan Purworejo

Hanya dalam waktu 30 menit, Salatiga yang sejuk berubah menjadi lautan genteng dan puing berserakan.

Tiang listrik patah, pohon tumbang, dan warga berhamburan menyelamatkan diri. Meski kerugian materi tidak sedikit, syukur mendalam terucap karena tidak ada korban jiwa.

Badai singkat ini menjadi pengingat bahwa alam bisa murka kapan saja, dan kesiapsiagaan adalah kunci untuk selamat.

Laporan : Iskandar

Berita Terkait

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Berita Terbaru