FAKTA BARU TERBONGKAR: Judi Sambung Ayam Skala Besar di Gembol Terendus, Dadu “Klotok” Jalan, Penjudi Datang dari Luar Provinsi  

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ketika sabung ayam Berlangsung lali Dilanjutkan dengan judi Dadu di Gembol kecamatan Bawen kabupaten Semarang

Foto ketika sabung ayam Berlangsung lali Dilanjutkan dengan judi Dadu di Gembol kecamatan Bawen kabupaten Semarang

KABUPATEN SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Praktik perjudian di wilayah Gembol, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, kembali menyita perhatian publik. Fakta baru hasil investigasi mengungkap bahwa selain perjudian dadu, di lokasi tersebut diduga kuat berlangsung judi sambung ayam berskala besar yang melibatkan penjudi dari berbagai daerah, bahkan luar provinsi.

Penjudi Datang dari Berbagai Wilayah

Sejumlah narasumber menyebutkan, arena perjudian ini tidak hanya diikuti warga lokal. Penjudi dari Yogyakarta, Bandung (Jawa Barat), hingga Kalimantan dikabarkan turut meramaikan lokasi, terutama saat agenda sambung ayam digelar.

“Kalau sudah sambung ayam, ramai sekali. Yang datang banyak dari luar daerah, habis itu lanjut main dadu,” ungkap salah satu warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan.

READ  Banyak Bank Sampah Mangkrak di Blora. Begini jelasnya

Sambung Ayam Jadi Daya Tarik, Dadu “Klotok” Mengalirkan Taruhan

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, sambung ayam diduga menjadi magnet utama yang menarik para penjudi dari berbagai wilayah. Setelahnya, aktivitas berlanjut ke judi dadu yang oleh warga sekitar dikenal dengan sebutan “dadu klotok”.

Informasi dari berbagai pihak menyebutkan, praktik ini melibatkan perputaran uang dalam jumlah besar dan berlangsung cukup lama, sehingga menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

READ  Ironi di Gondanglegi: Rakyat Miskin Jadi Objek Foto, Oknum Perangkat Diduga "Pesta" Bantuan

Dugaan Ada “Pengamanan”, Kinerja Aparat Jadi Sorotan

Yang lebih mengejutkan, sejumlah warga menyampaikan dugaan bahwa aktivitas perjudian tersebut dilengkapi dengan pengamanan oleh oknum aparat, baik dari TNI maupun Polri, sehingga lokasi perjudian terkesan tidak tersentuh hukum.

“Sudah lama berjalan, kalau tidak ada yang mengamankan rasanya tidak mungkin,” ujar warga lainnya dengan nada waswas.

Meski masih sebatas dugaan dari masyarakat, informasi ini memicu sorotan tajam publik terhadap kinerja Denpom dan Polres setempat, khususnya dalam mendukung program pemerintah Indonesia yang gencar memberantas perjudian, baik online maupun offline.

READ  Meriah! Kodim 0714/Salatiga dan BWITHUS Kolaborasi Gelar “Karya Pemuda Salatiga” Jelang Hari Sumpah Pemuda ke-97: Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota

Publik Menunggu Tindakan Tegas

Keberadaan dugaan arena perjudian ini dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak sosial serius, mulai dari konflik, kriminalitas, hingga rusaknya ketertiban umum.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan, termasuk menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres maupun Denpom terkait dugaan praktik judi sambung ayam dan dadu klotok di Gembol. Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai prinsip jurnalistik dan asas praduga tak bersalah.

Kini publik menanti:

Apakah hukum akan benar-benar ditegakkan di Gembol, atau dugaan praktik perjudian ini kembali berlalu tanpa tindakan nyata?

Red/Time

Berita Terkait

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  
ketua DPD Hanura Jateng dapat anugrah Tokoh Prestasi Nusantara 2026
Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  
Putus Mata Rantai Tengkulak! Polri Kawal Modal KUR dan Serapan Bulog demi Kesejahteraan Petani Jagung  
KOMITMEN BERSAMA CALON KETUA DPD PARTAI HANURA DIY PERIODE 2025-2030
PENSIL PATAH, NYAWA MELAYANG, Tragedi Kemiskinan di NTT
Parijan Keris: Dedikasi 25 Tahun Melestarikan Budaya Adiluhung di Banyusumurup
Diduga Langgar Kesusilaan di Ruang Publik Digital, Aksi Live TikTok Oknum Kades Ambarawa Disorot

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:16 WIB

Pemilik Cafe Resmi Laporkan AG, Didugal Arogan, Mengancam, dan Picu Kegaduhan  

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:00 WIB

FAKTA BARU TERBONGKAR: Judi Sambung Ayam Skala Besar di Gembol Terendus, Dadu “Klotok” Jalan, Penjudi Datang dari Luar Provinsi  

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:32 WIB

ketua DPD Hanura Jateng dapat anugrah Tokoh Prestasi Nusantara 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:41 WIB

Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu Skala Besar di Gembol Bawen Terus Beroperasi, Meski Pemerintah Gencar Berantas Perjudian  

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:00 WIB

Putus Mata Rantai Tengkulak! Polri Kawal Modal KUR dan Serapan Bulog demi Kesejahteraan Petani Jagung  

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:05 WIB

PENSIL PATAH, NYAWA MELAYANG, Tragedi Kemiskinan di NTT

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:01 WIB

Parijan Keris: Dedikasi 25 Tahun Melestarikan Budaya Adiluhung di Banyusumurup

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:02 WIB

Diduga Langgar Kesusilaan di Ruang Publik Digital, Aksi Live TikTok Oknum Kades Ambarawa Disorot

Berita Terbaru