Aksi Anarkis dalam Pengamanan Demo 26 Agustus, Gas Air Mata Kepolisian Menyasar Rumah Warga dan Anak-anak Mengaji

- Kontributor

Senin, 26 Agustus 2024 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pengamanan demo di Semarang 26 Agustus 2024 yang ricuh sampai gas air mata menyasar pemukiman warga sehinga terkena anak-anak mengaji bahkan masuk ke mall dan security menolong anak balita yang pingsan terkena gas air mata. Foto dikomentasi/ portalindonesiaNews.net


PortalindonesiaNews.net
_ Semarang – Pengamanan aksi demonstrasi yang berlangsung pada Senin, 26 Agustus 2024, berujung pada insiden anarkis dengan penggunaan gas air mata oleh aparat kepolisian. Tragisnya, gas air mata tersebut menyasar hingga ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi demo, bahkan beberapa anak yang sedang mengaji di sebuah mushola turut menjadi korban.

READ  Warga Olahraga Salatiga Gelar Aksi Damai, Tolak Permenpora 14/2024

Menurut laporan yang diterima oleh portalindonesiaNews.net gas air mata yang ditembakkan oleh aparat menyebar luas hingga mencapai pemukiman warga yang jauh dari titik kericuhan. Dampaknya, beberapa warga mengalami sesak napas dan iritasi mata, termasuk anak-anak yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan mengaji.

Gar air mata menyasar kepemukima warga yang jauh dari titik demo sampai terkena anak yang mengaji di mushola. 
READ  Mendagri Tinjau Lokasi Longsor di Cilacap, Sebut Perintah Presiden untuk Mobilisasi 

“Kami tidak ada sangkut pautnya dengan demo, tetapi gas air mata sampai ke rumah-rumah kami. Anak-anak yang sedang mengaji juga terkena gas dan langsung panik,” ungkap salah satu warga yang terdampak akibat penyebaran gas air mata tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. Namun, sejumlah warga menyatakan kekecewaannya terhadap cara penanganan demonstrasi yang dianggap berlebihan dan kurang terarah. Warga berharap kepolisian dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan gas air mata agar tidak mencederai masyarakat yang tidak terlibat dalam aksi demonstrasi.

READ  K9 Ditsamapta Polda Kalbar Siaga Sterilisasikan Gereja Dalam Pelaksanaan Misa
Aksi heroik security mall menolong balita yang pingsan terkena gas air mata aparat kepolisian

Insiden ini semakin menambah catatan negatif terkait dampak dari penanganan represif aparat dalam menghadapi demonstrasi di Semarang. Warga berharap ada evaluasi dan peninjauan ulang atas penggunaan kekuatan secara proporsional di masa mendatang agar tidak ada lagi korban dari pihak yang tidak bersalah.

Laporan : iskandar

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  
Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO
Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai
Polres Blora Diminta Tegas, John L Situmorang: Jangan Ada Kesan Kebal Hukum dalam Kasus Dugaan Pengancaman dan Rasisme  

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Minggu, 1 Maret 2026 - 06:33 WIB

Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:30 WIB

Polres Blora Diminta Tegas, John L Situmorang: Jangan Ada Kesan Kebal Hukum dalam Kasus Dugaan Pengancaman dan Rasisme  

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:54 WIB

Penggugat Diah Iswahyuningsih Punya Kos Mewah Tapi Klaim Tidak Mampu Bayar – Saksi-nya Malah Bisa Tidak Tahu Kronologi Perkara

Berita Terbaru