DUA KALI KEBAKARAN SUMUR MINYAK ILEGAL HANTUI DUKUH GENDONO – WARGA: “INI TANDA DARI GAIB GUNUNG PENCU!”  

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pasca kebakaran untuk keduakalinya sumur elegal di gandu blora

Foto pasca kebakaran untuk keduakalinya sumur elegal di gandu blora

BLORA | PortalindonesiaNews.Net – Udara yang biasanya sejuk di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kabupaten Blora, kini terasa penuh dengan keprihatinan dan misteri. Kawasan yang terletak di pinggiran hutan serta perbukitan Gunung Pencu kembali menjadi sorotan setelah dua kali kebakaran meluluhlantakkan sumur minyak ilegal – yang pertama menelan 5 nyawa, yang kedua menghanguskan lahan dan membuat warga terkejut kaget. 06/01/2026

Dua sumur yang terbakar itu tak punya izin resmi sama sekali. Terletak di kawasan yang bisa diakses hingga ke Plantungan di sisi barat, lokasinya yang luas dan jarang dilalui manusia membuatnya jadi lokasi “ideal” bagi para pelaku eksploitasi ilegal.

READ  Surat Pengunduran Diri Sudah Dibuat, Tapi Tenaga BLUD Tetap Difungsikan, Ada Apa di Pemkab Cilacap?

“Tempatnya jauh banget dari pemukiman, jalanannya juga cuma jalur tanah yang susah ditembus kalau bukan orang lokal,” cerita X, salah satu warga yang sering melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.

READ  Lantik Pengurus PWI Jateng, Ahmad Munir Ajak Wartawan Beri Informasi Sehat dan Bergizi kepada Masyarakat

Meskipun kebakaran kedua tidak menimbulkan korban jiwa, api yang membara itu telah memicu kekhawatiran mendalam. Mulai dari risiko bahaya yang terus mengancam hingga kerusakan lingkungan yang tak terkira besarnya. Aparat sudah segera turun tangan, melakukan penyelidikan dan mengingatkan warga agar tidak terlibat dalam aktivitas pengeboran ilegal yang jelas berbahaya.

READ  MASYARAKAT SERU KETELITIAN PENANGANAN KASUS DANA HOK REJOWINANGUN: "TRANSPARANSI ADALAH KUNCI"  

Namun di balik sisi hukum dan teknis yang tengah diselidiki, suara dari masyarakat lokal mengangkat cerita yang sudah ada sejak dulu kala. Banyak warga yang yakin, kejadian ini bukan sekadar kebetulan – melainkan tandaan dari alam gaib yang menjaga wilayah Gunung Pencu.

READ  Kades Geneng Kembali Goncang Jadi Sorotan Publik. Berupaya Untuk Menghindar Dasar Hukum Pungutan Liar PTSL 2018.

“Alam Gendono bukan cuma tanah biasa aja, kita turun temurun tahu kalau di sini ada unsur gaib yang harus kita hormati,” ujar X dengan nada serius.

READ  Penetapan Tersangka Khanifudin Tuai Sorotan: Polres Kebumen Dinilai Tebang Pilih, Notaris Diperiksa, Wahyu BPN Menghilang

Konon, di sekitar kaki Gunung Pencu tersembunyi sebuah gua sarang burung lawet yang lokasinya hanya diketahui oleh Kamituwo Gandu – seorang tokoh masyarakat yang telah wafat pada 2019. Sejak beliau tiada, lokasi gua itu semakin menjadi misteri yang tak terpecahkan.

READ  Perdana di Gunungpati! Ngobras ‘Semakin Akrab’ Jadi Wadah Kwarcab Kota Semarang Serap Aspirasi Andalan Ranting

“Warga bilang gua itu dijaga oleh makhluk gaib. Bukan orang sembarangan bisa nemuin atau bahkan mendekatinya,” tambahnya.

Keyakinan ini semakin menguat karena keterkaitan wilayah Gendono dengan Manik Maninten Ngadipurwo – sebuah simbol pusaka dalam kepercayaan Jawa kuno yang diyakini sebagai penjaga keseimbangan alam di kawasan itu. “Kalau orang mau mengambil atau merusak alam sembarangan, tanpa izin lahir batin sama nenek moyang, pasti ada tandanya,” ujar X dengan suara pelan yang membuat siapa saja yang mendengarnya merinding.

Tak hanya berdiam diri, tokoh masyarakat lokal juga turut memberikan arahan. Mereka mengimbau agar masyarakat tidak hanya terpaku pada sisi mistis, namun tetap mengutamakan keselamatan, taat pada hukum, dan menjaga kelestarian alam. Namun demikian, mereka juga mengajak semua pihak untuk menghormati kearifan lokal yang telah mengikat kehidupan masyarakat Gendono selama puluhan tahun.

READ  Polresta Magelang Diduga Minta Uang Damai Rp250 Juta: Kriminalisasi atau Pemerasan Berkedok Proses Hukum?

Peristiwa ini seperti sebuah pelajaran yang keras – bahwa eksploitasi alam tanpa aturan tidak hanya akan menghadapi konsekuensi hukum, tapi juga bisa menyentuh nilai-nilai budaya dan keyakinan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.(Red)

 

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS
Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?
Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang
Mulai Dipanaskan, Konsolidasi DPC dan Verifikasi KPU Jadi Fokus Utama Strategi Besar Hanura Jateng Menuju Pemilu 2029
Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana
Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:34 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:53 WIB

Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:58 WIB

Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:25 WIB

Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana

Senin, 4 Mei 2026 - 14:17 WIB

Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Senin, 4 Mei 2026 - 03:11 WIB

Prof Sutan Nasomal: Masyarakat Miskin Aceh Singkil Tak Tersentuh Bantuan, Diduga Petugas Tak Mampu Bekerja

Berita Terbaru