Lomba MAPAK dan MAPHUDA Kota Semarang Berlangsung Meriah

- Kontributor

Kamis, 12 September 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SEMARANG
, 12 September 2024 – Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (MAPAK) dan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Buddha (MAPHUDA) tingkat Kota Semarang tahun 2024 berlangsung meriah di SD Marsudirini St. Antonius 2, Kecamatan Banyumanik. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh peserta dari 16 kecamatan di seluruh Kota Semarang dan menjadi ajang untuk menggali talenta dan potensi para peserta didik.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kristiyani Ambarwati, S.Th., M.Pd.K., Penyelenggara Kristen pada Kantor Kementerian Agama Kota Semarang; Dr. Bambang Pramusinto, SH, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang; serta Ketua Panitia MAPSI, MAPAK, dan MAPHUDA, Ibu Parinem, SH., M.A.P., Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari para pengawas sekolah di seluruh Kota Semarang.

READ  SKAWAN BAND, DOD PROJECT DAN LOOKMAN JAWAICA

Dalam sambutannya, Dr. Bambang Pramusinto menyampaikan apresiasi atas terlaksananya lomba ini. “Saya selaku Kepala Dinas Pendidikan sangat mendukung dan mengapresiasi penyelenggaraan lomba MAPAK dan MAPHUDA yang dilaksanakan di SD St. Antonius 2 Banyumanik. Sehari sebelumnya, lomba MAPSI juga terlaksana dengan baik di SD Islam Azhar. Saya berharap melalui lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama ini, kita dapat menumbuhkan semangat kerukunan dan moderasi beragama pada peserta didik sejak dini,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportifitas dan tetap semangat dalam mengikuti lomba.

READ  Saat BPK Sibuk Menghitung, Negara Masih Bocor: Ada yang Salah di Audit Republik

Darman Sebua, S.Pd., Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG), turut menyatakan kegembiraannya atas semangat para siswa. “Saya sangat senang dan berterima kasih melihat antusiasme siswa-siswi yang begitu bersemangat dalam berpartisipasi dan mengekspresikan bakat mereka. Bagi yang belum mendapat juara, teruslah belajar dan kembangkan talenta yang diberikan Tuhan. Percayalah, kalian dilahirkan untuk hal-hal besar,” ujar Darman.

Lomba MAPAK dan MAPHUDA ini juga dianggap sebagai wadah yang baik untuk mempererat kebersamaan peserta didik dari berbagai latar belakang agama. Sebagai bagian dari lomba pendidikan agama, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengembangan karakter peserta sesuai dengan keimanan mereka masing-masing.

Pada lomba MAPAK, agama Kristen memiliki 5 cabang lomba, namun hanya 2 cabang yang didanai oleh Dinas Pendidikan. Sementara itu, 3 cabang lainnya diselenggarakan dengan dukungan dari dana Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Kristen (KKG PAK) Kota Semarang dan iuran gotong royong dari para guru PAK. Jarwati, S.Pd.K., selaku Koordinator Lomba MAPAK Kristen, berharap agar di masa mendatang, semua cabang lomba dapat sepenuhnya didukung oleh Dinas Pendidikan. “Harapannya, dukungan penuh dari Dinas Pendidikan bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan lomba dan mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen secara keseluruhan,” ujar Jarwati.

READ  Taat Pajak dan Kemajuan Ekonomi, Pemkab dan UPPD Samsat Cilacap Gelar Government Autoshow 2025

Dengan berakhirnya lomba MAPAK dan MAPHUDA ini, semangat kebersamaan, kerukunan, dan pengembangan karakter peserta didik diharapkan semakin tumbuh, seiring dengan upaya peningkatan mutu pendidikan agama di Kota Semarang. (Red/Saribun)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

PREMANIS OKNUM PALSUKAN ATIBUT DLH, TERJERAT KASUS PENIPUAN THR KE PELAKU USAHA SEMARANG!
Denpom IV/5 Semarang Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat dan Kaum Duafa di Bulan Ramadan  
Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:32 WIB

PREMANIS OKNUM PALSUKAN ATIBUT DLH, TERJERAT KASUS PENIPUAN THR KE PELAKU USAHA SEMARANG!

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:53 WIB

Denpom IV/5 Semarang Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat dan Kaum Duafa di Bulan Ramadan  

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Berita Terbaru