TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dari Tangkap Layar  Vidio Dari pelapor yang sudah Mendalami kecurigaan Sejak awal dan melakukan investigasi

Foto : Dari Tangkap Layar Vidio Dari pelapor yang sudah Mendalami kecurigaan Sejak awal dan melakukan investigasi

YOGYAKARTA | PortlindonesiaNews.Net — Upaya bantahan dari pihak pengelola sebuah spa di wilayah Sleman justru memantik gelombang kecurigaan baru. Berdasarkan hasil investigasi mendalam PortalIndonesiaNews.net, pernyataan pihak admin yang mengelak keras dari tudingan praktik prostitusi terselubung dinilai bertolak belakang dengan fakta di lapangan serta keterangan sejumlah narasumber. Jumad 10 April 2026

Kasus ini mencuat setelah kuasa hukum, Gani Wibisono, melaporkan dugaan tindak pidana perzinaan dan penyediaan tempat untuk praktik asusila ke Polda DIY. Namun di tengah proses hukum yang berjalan, pihak internal spa justru memberikan klarifikasi yang dinilai penuh keraguan dan tidak sinkron.

Bantahan Penuh Dalih: “Kami Tidak Ada Paket Zinah, Kami Kecolongan”

Dalam pesan tertulis yang diterima redaksi, pihak admin spa secara tegas membantah adanya layanan negatif di tempat usahanya.

“Kami tidak ada paket zinah kak, di luar itu kami tidak tahu… kami juga kecolongan…” tulis pihak admin dalam percakapan.

READ  Pemkab Semarang Siap Sambut Kunjungan Pemudik dan Wisatawan

Mereka bahkan berdalih bahwa isu tersebut berkaitan murni dengan persoalan pribadi seorang terapis, serta menegaskan bahwa manajemen tidak mengetahui aktivitas yang terjadi di lapangan. Klaim lain yang dilontarkan adalah operasional yang sudah berjalan selama 16 tahun tanpa masalah, dan baru kali ini terjadi insiden yang disebut sebagai “kecolongan”.

READ  WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!

Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya.

Investigasi Ungkap Dugaan Praktik Sistematis

Tim investigasi menemukan indikasi kuat bahwa apa yang terjadi bukan sekadar insiden atau kesalahan pribadi semata, melainkan diduga telah berjalan secara terstruktur.

Berdasarkan bukti yang dihimpun, salah satu pengurus diduga secara aktif menawarkan layanan tambahan di luar paket resmi yang tertera. Tawaran tersebut diduga kuat mengarah pada praktik prostitusi terselubung yang kerap dikenal dengan istilah layanan “++”.

READ  Geger di Cilacap! Dua Pengedar Obat Berbahaya Ditangkap, Ribuan Butir Pil Setan Diamankan

Redaksi juga telah mengantongi sejumlah bukti pendukung berupa rekaman percakapan serta dokumentasi video yang memperkuat dugaan bahwa aktivitas tersebut memang terjadi.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut.

“Sudah ada pola dan sistemnya. Tidak mungkin admin atau manajemen tidak tahu kalau ini berjalan lama,” ungkap narasumber.

READ  Nekat! Kios Pupuk UD Barokah Diduga Jual Pupuk Subsidi di Atas HET dan Keluar Wilayah Meski Sudah Pernah Disanksi

Dalih “Tidak Tahu” Dinilai Janggal, Dugaan Upaya Menutupi

Pernyataan pihak admin yang mengaku “tidak tahu” dan menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada terapis justru dinilai sangat janggal dan diduga merupakan upaya untuk melemparkan tanggung jawab serta menghindari sanksi.

Kecurigaan semakin menguat setelah dalam percakapan lanjutan, pihak spa justru terkesan berupaya mengajak mediasi tertutup hingga menawarkan penggantian biaya transportasi untuk pertemuan pribadi.

READ  Sidang Merek di PN Sleman Ungkap Konflik Bisnis dan Motif Pendaftaran, Pelapor Akui Tidak Ada Kerugian Nyata

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di mata publik: apakah ini upaya klarifikasi yang jujur, atau justru langkah terselubung untuk meredam isu agar tidak meluas ke ranah hukum?

READ  Waduh oknum polisi membawa ganja 141 kilogram

Dugaan Pelanggaran Hukum dan Norma Sosial

Kontradiksi antara bantahan manajemen dengan temuan investigasi semakin memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut bukanlah hal yang berdiri sendiri. Keterlibatan oknum pengurus menunjukkan potensi pelanggaran yang lebih serius.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat Yogyakarta. Keberadaan usaha legal yang diduga menjadi wadah praktik prostitusi dinilai tidak hanya melanggar Pasal KUHP baru, tetapi juga mencoreng nilai sosial dan budaya daerah yang menjunjung tinggi kesopanan.

READ  Viral di TikTok! LPKSM Kresna Cakra Nusantara Soroti Dugaan Jual-Beli Buku di SMAN 1 Kutowinangun, Kebumen

Sementara itu, laporan resmi yang diajukan oleh Gani Wibisono hingga kini masih dalam proses penyelidikan di Polda DIY. Publik kini menanti langkah tegas aparat untuk mengungkap kebenaran di balik kasus yang kian menghebohkan ini. (is)

Berita Terkait

Viral! Dugaan Limbah SPPG Milik Oknum DPRD Demak Mengalir ke Sungai, Baru Bergerak Setelah Disorot Publik
Polrestabes Semarang Siaga Cepat Tangani Banjir dan Cuaca Ekstrem – Dua Nyawa Tertimbun Bencana  
Priyoto Jabat PLT Ketua DPC GRIB Jaya Blora – Siap Giring Konsolidasi dan Revolusi Struktur Organisasi  
Polsek Semarang Timur Lakukan Pendalaman Terkait Dugaan Begal di Jalan Barito, Masyarakat Diimbau Segera Melapor
Ratusan Kendaraan Hangus, Kebakaran Parkiran Pabrik Ban di Purworejo
Salatiga: Banyak Kendaraan Kredit ‘Tanpa Paspor Hukum’ – Fidusia Tidak Terdaftar Meski Biaya Sudah Dibayar
Polisi Tangkap Satu Lagi Pensiunan Aparat Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal Salatiga
Hujan Bukan Halangan: Panggung WApreS menjadi Akhir yang Syahdu dari Kemeriahan Kolaborasi Cookies dan Happynest CSSMoRA

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:13 WIB

Viral! Dugaan Limbah SPPG Milik Oknum DPRD Demak Mengalir ke Sungai, Baru Bergerak Setelah Disorot Publik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:37 WIB

Polrestabes Semarang Siaga Cepat Tangani Banjir dan Cuaca Ekstrem – Dua Nyawa Tertimbun Bencana  

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:51 WIB

Priyoto Jabat PLT Ketua DPC GRIB Jaya Blora – Siap Giring Konsolidasi dan Revolusi Struktur Organisasi  

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polsek Semarang Timur Lakukan Pendalaman Terkait Dugaan Begal di Jalan Barito, Masyarakat Diimbau Segera Melapor

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:26 WIB

Ratusan Kendaraan Hangus, Kebakaran Parkiran Pabrik Ban di Purworejo

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:26 WIB

Polisi Tangkap Satu Lagi Pensiunan Aparat Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal Salatiga

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44 WIB

Hujan Bukan Halangan: Panggung WApreS menjadi Akhir yang Syahdu dari Kemeriahan Kolaborasi Cookies dan Happynest CSSMoRA

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:09 WIB

PUSKOPPOLDA Jawa Tengah, Menyelenggarakan RAT ke- 47, Tutup Buku 2025 Dan Pergantian Pengurus

Berita Terbaru