Minta Transparansi KEUANGAN PG GMM
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Paguyuban Petani Tebu Blora, Hairul Anwar, menyoroti persoalan transparansi keuangan PG GMM yang disebut memiliki beban utang hingga sekitar Rp2 triliun.
“Petani jangan sampai dijadikan korban dari persoalan manajemen perusahaan. Kami menolak rakyat kecil ikut menanggung dampak kesalahan tata kelola,” katanya.
Ia memperingatkan, jika persoalan industri gula tidak segera diselesaikan secara adil, dampaknya bisa meluas menjadi krisis sosial di desa-desa sentra tebu.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






