SKANDAL BPKB “GAIB” KLATEN: KASAT LANTAS DITUNTUT DICOPOT – MOBIL ADA DI JAWA TIMUR, BPKB TERBIT DI JAWA TENGAH  

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 26 Januari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | PortalindonesiaNews.Net  – Upaya reformasi Polri yang digalakkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo teruji berat akibat kasus kejanggalan administrasi kendaraan yang mencuat di Klaten. BPKB Toyota Rush milik Irawan berhasil dimutasi dan terbit dengan identitas baru di Samsat Klaten, padahal fisik mobilnya tidak pernah meninggalkan Jawa Timur – sebuah kondisi yang membuat pengacara dan masyarakat bertanya-tanya tentang kelakuan Kasat Lantas Polres Klaten yang menjadi sorotan tajam.

Pengacara John L Situmorang, S.H., M.H., langsung melayangkan tuntutan keras kepada Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, dengan menuntut agar Kasat Lantas Klaten segera dicopot dari jabatannya. Menurutnya, kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan menunjukkan adanya celah besar dalam pengawasan yang menjadi tanggung jawab pejabat tersebut.

READ  Jakal Design Week 2026: Lima Entitas Kreatif Gandeng Tangan, Jalan Kaliurang Akan Jadi Koridor Seni!

KRONOLOGI YANG TIDAK LOGIS

Mobil Toyota Rush tersebut dibeli secara resmi oleh Irawan pada Mei 2025 di Samsat Ciputat. Pada Agustus 2025, BPKB-nya dicuri di Madiun, Jawa Timur. Namun, tanpa ada proses cek fisik kendaraan dan tanpa mobil pernah masuk ke wilayah Klaten, dokumen tersebut justru berhasil diproses mutasi dan terbit dengan nama baru di Samsat setempat.

READ  Roadshow Bakti Telkomsel untuk Negeri: Dorong Guru & Siswa Melek AI dan Coding

“Ini logikanya di mana? Mobilnya utuh ada di Jawa Timur, tidak pernah ke Klaten, tapi BPKB bisa jalan dan ganti nama. Ini diduga kuat ada sindikat yang bermain di dalam sistem, dan jelas ada kelalaian dalam pengawasan dari pihak yang bertanggung jawab – termasuk Kasat Lantas Klaten,” tegas John dalam keterangan kepada media (GMOCT).

READ  Niat Menolong Pedagang, Petugas Satpol PP Malah Dikeroyok di Alun-Alun Cilacap

REFORMASI POLRI DI UJIAN – KASAT LANTAS HARUS TANGGUNG JAWAB

John menekankan bahwa kasus ini adalah peringatan serius bagi institusi Polri. Kelalaian dalam proses verifikasi kendaraan tidak hanya merusak sistem administrasi, tetapi juga membuka celah pidana yang dapat merugikan banyak orang.

“Kalau aparat lalai tapi tidak ada sanksi tegas, kasus serupa akan terus terjadi. Kami mendesak pencopotan Kasat Lantas Klaten sebagai bentuk tanggung jawab moral dan agar menjadi peringatan bagi seluruh jajaran Polri,” tegasnya dengan nada tegas.

READ  Klarifikasi Bohong Kanit Reskrim Polres Rembang Dilaporkan ke Propam, Kuasa Hukum: Ini Upaya Manipulasi Publik!

POIN UTAMA TUNTUTAN:

– Audit investigatif mendalam untuk mengungkap oknum di balik mutasi ilegal BPKB.

– Pencopotan Kasat Lantas Klaten sebagai tanggung jawab atas kelalaian pengawasan.

– Perbaikan sistem administrasi kendaraan agar tidak mudah dieksploitasi oleh sindikat atau oknum internal.

READ  Polres Semarang Gelar Upacara Serah Terima PJU

Meskipun BPKB kini telah kembali ke tangan Irawan setelah proses klarifikasi panjang, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa kasus ini tidak akan dibiarkan terbengkalai. Penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab harus menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan publik yang sedang dibangun kembali.

“Jangan sampai masyarakat kecil terus-menerus menjadi korban dari sistem yang bocor dan oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkas John.

Catatan: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan, dengan tetap mengedepankan prinsip bahwa semua pihak berhak mendapatkan proses hukum yang adil, dan penilaian akhir masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

READ  Kades Geneng Kembali Goncang Jadi Sorotan Publik. Berupaya Untuk Menghindar Dasar Hukum Pungutan Liar PTSL 2018.

Apakah Anda ingin saya menambahkan elemen tertentu agar berita ini lebih sesuai dengan target audiens atau platform yang akan digunakan?

Laporan : yulius

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!
Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!
Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS
Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?
Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang
Mulai Dipanaskan, Konsolidasi DPC dan Verifikasi KPU Jadi Fokus Utama Strategi Besar Hanura Jateng Menuju Pemilu 2029
Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana
Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:34 WIB

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1, Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:53 WIB

Sidang Prapid Polrestabes Medan Hadirkan Saksi Ahli Dinilai Tak Masuk Akal, Dugaan Pengkondisian terhadap Wartawan Mulai Terbuka!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:25 WIB

Karangan Bunga Apresiasi dari Firma Hukum Suara Masyarakat Bersama Warnai Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:58 WIB

Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Aparat Sidik Kasus Bupati Rokan Hilir Riau Biar Ada Efek Jera Hukum?

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:25 WIB

Dengan Hasil Audit Asal-asalan MFL Dilaporkan PT. Universal Indo Perdana

Senin, 4 Mei 2026 - 14:17 WIB

Ditemukan 2,55 Gram Sabu, Warga Semarang ditangkap Polresta Cilacap

Senin, 4 Mei 2026 - 03:11 WIB

Prof Sutan Nasomal: Masyarakat Miskin Aceh Singkil Tak Tersentuh Bantuan, Diduga Petugas Tak Mampu Bekerja

Berita Terbaru