LBH MUKI Jawa Tengah Gelar Audiensi dengan Kemenag Kota Semarang

- Kontributor

Rabu, 18 September 2024 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Dalam rangka menjalankan perannya sebagai lembaga pelayanan umat, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) MUKI Jawa Tengah menggelar audiensi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang pada Selasa, 17 September 2024. Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut diadakan di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, yang berlokasi di Komplek Islamic Center, Jl. Untung Suropati, Kalipancur, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang.

Baca juga artikel: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/mantan-kades-boyolali-menangis-jadi.html

Audiensi ini dihadiri oleh Kristiyani Ambarwati, S.Th., M.Pdk selaku Penyelenggara Kristen di Kemenag Kota Semarang, serta perwakilan dari LBH MUKI Jawa Tengah, antara lain Pdt. Samuel Basri Harnomo, S.Th., M.Ag, Adv. Dj. Rudy Supriono, S.H., M.B.A sebagai Penasihat, Adv. Kian Tik, S.E., S.H., M.Si., M.H., BKP., CTL sebagai Ketua LBH MUKI Jawa Tengah, dan Rusgiharto, S.H., M.Pd sebagai Wakil Sekretaris.

READ  Presiden Jokowi Apresiasi Pengelolaan RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh

Dalam sambutannya, Pdt. Samuel Basri Harnomo menyampaikan bahwa LBH MUKI hadir untuk memberikan bantuan hukum kepada guru dan siswa Kristen di Kota Semarang. “LBH MUKI bertugas membantu umat, terutama dalam memastikan bahwa semua warga negara, termasuk guru dan murid Kristen, mendapatkan perlakuan yang adil di bidang hukum,” ujarnya.

Baca juga artikel: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/viral-pengakuan-mantan-asn-boyolali.html

READ  Klarifikasi Prematur Kanit Polres Rembang Dinilai Menyesatkan, Terancam Dilaporkan ke Propam

Sementara itu, Rusgiharto menekankan pentingnya bantuan hukum, terutama mengingat kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa peserta didik dan guru Kristen sangat membutuhkan dukungan dan perlindungan hukum. Adv. Kian Tik menambahkan bahwa LBH MUKI Jawa Tengah juga berencana mengadakan pelatihan dan edukasi hukum ke depannya, agar masyarakat tidak merasa takut, karena hukum ada sebagai perlindungan.

Ibu Kristiyani Ambarwati, yang akrab dipanggil Ibu Kris, menyambut dengan baik inisiatif ini. Ia berharap kehadiran LBH MUKI sebagai fasilitator hukum dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen di Kota Semarang, terutama dalam membantu siswa dan guru Kristen yang menghadapi masalah hukum di lingkungan pendidikan masing-masing.

READ  Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Puluhan Difabel di Cilacap Dilatih Bikin Souvenir dari Gedebog Pisang

Baca juga artikel: https://www.portalindonesianews.net/2024/09/kasus-pelihara-landak-jawa-jpu-tuntut.html?m=1

Audiensi ini menjadi langkah penting bagi LBH MUKI Jawa Tengah dalam memperkuat peranannya mendampingi masyarakat Kristen di Kota Semarang, khususnya dalam bidang pendidikan dan hukum. (Red/Saribun)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru