“KPK Periksa Eks Sekjen Kemendagri, Kasus Korupsi E-KTP Kembali Dibuka”

- Kontributor

Jumat, 4 Oktober 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa:  Diah Anggraeni,  Mantan Sekertaris Jenderal Kementrian Dalam Negrin (Kemendagri) Periode tahun 2007/2014

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan upaya pengungkapan kasus dugaan korupsi besar dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang terjadi pada tahun 2011-2013. Kali ini, penyidik KPK kembali memeriksa Diah Anggraeni, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) periode 2007-2014, yang diduga terlibat dalam alur perencanaan proyek tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan,” kata Tessa Mahardhika Sugiarto, Juru Bicara KPK, kepada wartawan pada Jumat (4/10/2024).

READ  GRIB JAYA ANCAM KERAHKAN MASSA! BLORA DARURAT HUKUM DI SUMUR MAUT

Diah Anggraeni, yang saat itu menjabat sebagai Sekjen Kemendagri, disebut memiliki peran penting dalam pengaturan anggaran proyek multiyears yang bernilai total Rp5,9 triliun. Berdasarkan dakwaan yang sudah diproses, Diah dituding berperan dalam penetapan nilai proyek tersebut dan diduga menerima aliran dana sebesar USD 500 ribu serta Rp22,5 juta. Perannya juga disebut berhubungan erat dengan Ketua Komisi II DPR RI saat itu, Chairuman Harahap, yang membantu meloloskan proyek ini di parlemen.

READ  Gubernur Jateng Kucurkan Rp 1,23 Triliun untuk Desa, Ribuan Titik Pembangunan Mulai Digarap

Proyek E-KTP sendiri sejak lama dianggap sebagai salah satu skandal korupsi terbesar di Indonesia. Sejumlah pejabat negara dan pengusaha sudah divonis bersalah dalam kasus ini, namun KPK terus mendalami peran pihak-pihak yang diduga terlibat lebih jauh.

KPK telah melakukan berbagai langkah dalam penyelidikan ini, termasuk pemanggilan saksi-saksi dan penggeledahan di berbagai lokasi untuk mengumpulkan bukti tambahan. Proyek E-KTP diduga mengalami kebocoran dana yang signifikan, dan keterlibatan beberapa pejabat tinggi dalam proses penentuan anggaran memperumit skandal ini.

READ  Beda Pilihan, Ketua LSM Boyolali Aniaya Kades, Berujung Mendekam di Kantor Polisi

Kasus ini terus menjadi sorotan publik, mengingat besarnya jumlah uang negara yang hilang dan dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat pada birokrasi pemerintah. Proses hukum yang dilakukan KPK diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai aliran dana tersebut serta siapa saja yang terlibat.(Red/Erni)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru