GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori

Avatar photo

- Kontributor

Minggu, 5 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Penampilan Anak SD yang megemparkan Pangung di acara Seminar di Solo

Foto : Penampilan Anak SD yang megemparkan Pangung di acara Seminar di Solo

SOLO | PortalindonesiaNews.Net – Suasana formal sebuah Seminar Nasional mendadak berubah menjadi panggung energi tinggi yang memukau. Ratusan peserta dibuat terpukau saat Eskidro Band, grup musik yang seluruh personelnya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tampil memukau di Hotel Sahid Jaya Solo, Kamis (2/4/2026).

Tidak tanggung-tanggung, sekitar 350 peserta yang terdiri dari mahasiswa calon guru dibuat terdiam kagum, lalu bergemuruh memberikan tepuk tangan meriah. Penampilan anak-anak berbakat dari SDN Lamper Kidul 02 Semarang ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan menjadi bukti nyata dan “tamparan halus” bagi dunia pendidikan yang selama ini kerap terjebak dalam rutinitas akademik yang kaku.

READ  Menangkan Pasangan Prabowo-Gibran Satu Putaran Relawan Bolone Mase Kabupaten Temanggung Bentuk Kordes, Kordus Hingga Korte

Pendidikan Harus Berani Keluar dari Zona Nyaman

Seminar yang bertajuk “Penguatan Prestasi dan Pengembangan Diri Mahasiswa PGSD sebagai Pondasi Lahirnya Guru Hebat dan Profesional di Abad 21” ini menghadirkan narasumber inspiratif, Galih Suci Pratama, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Lamper Kidul 02 Semarang.

READ  Cek Kesiapan Pengamanan Pemilukada Serentak 2024 di Kab. Semarang, Kapolda Jateng Kunjungi Polres

Dalam pemaparannya, Galih menegaskan bahwa dunia pendidikan masa kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik semata.
“Guru masa depan harus berani keluar dari zona nyaman. Prestasi tidak hanya soal nilai di atas kertas, tapi bagaimana membentuk karakter, kreativitas, dan keberanian siswa untuk tampil,” tegasnya di hadapan ratusan calon pendidik.

Eskidro Band: Bukti Hidup Inovasi Pendidikan
Apa yang disampaikan Galih bukan sekadar teori kosong. Eskidro Band hadir sebagai bukti hidup bahwa pembinaan yang tepat mampu melahirkan potensi luar biasa sejak dini.

Dengan membawakan alat musik lengkap dan penampilan yang penuh percaya diri layaknya musisi profesional, mereka membuktikan bahwa anak SD pun mampu menghibur dan menginspirasi banyak orang.

READ  TMMD Benowo Resmi Ditutup, Semangat Gotong Royong TNI dan Warga Tinggalkan Jejak Pembangunan Nyata

Fenomena ini sontak memicu diskusi hangat. Banyak peserta mulai merenung dan mempertanyakan: Apakah sistem pendidikan saat ini sudah benar-benar memberi ruang yang cukup bagi kreativitas siswa?
READ  Tak Tunggu Anggaran Desa, Warga Nganjung-anjung Boyolali Perbaiki Jalan Secara Mandiri

Apresiasi Tinggi dan Kerja Sama Strategis
Dekan FKIP Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Sri Handayani, S.Pd., M.Hum., memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan. Ia menilai kehadiran praktisi pendidikan seperti Galih menjadi angin segar di tengah kebutuhan akan metode pembelajaran baru.
READ  Diduga Menyalahi Spesifikasi, Proyek Jalan Kondang Sari Argasunya Bernilai Rp 1,8 Miliar Tuai Sorotan – PUPR dan Aparat Desa Bungkam

Momen berharga juga tercipta melalui penguatan kerja sama antara Unisri dan SDN Lamper Kidul 02. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan nyata yang menyatukan teori di kampus dengan praktik di lapangan, mengisi kekurangan yang selama ini sering terjadi dalam dunia pendidikan.
READ  Tantangan Besar Kementerian Pertanian dalam Cetak Sawah 150 Ribu Hektar di Dadahup: Bisakah Berhasil?

Pesan Kuas untuk Masa Depan

Seminar ini akhirnya bertransformasi menjadi forum refleksi besar. Bahwa masa depan pendidikan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian para guru untuk berinovasi dan tidak takut berbeda.

Di tengah gemuruh tepuk tangan untuk penampilan luar biasa Eskidro Band, satu pesan kuat menggema jelas: Potensi besar anak-anak Indonesia tidak boleh lagi dibatasi oleh cara belajar yang kaku.

Laporan: Saribun

Berita Terkait

Kunjungan Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ke Kecamatan Tuntang , Memberi Dampak Positif 
SIDANG TUNTUTAN KASUS MFL: JAKSA MINTA 1 TAHUN PENJARA, ADVOKAT KRITIK PROSEDUR DAN SISTEM TRANSFER
Kasus Dugaan Asusila di Anjani Spa Jogja Terus Bergulir, Saksi ES Kembali Diperiksa Polda DIY
TANPA BERITA ACARA, TANPA KEJELASAN: INNOVA REBORN DIAMANKAN POLRES CILACAP, PENGUSAHA RENTAL JADI KORBAN “TEBANG TANPA AKAR”  
Polsek Genuk Kawal Hangat Perjalanan Spiritual Bhikkhu Thudong, Wujud Harmoni dan Toleransi di Kota Semarang
Kapolrestabes Semarang Resmi Buka Event Kedua E-Sport Cup, Hadirkan Kompetisi dan Edukasi Kebangsaan
Pengusaha Karaoke Mengubah Gedung Angker Menjadi Ruang Produktif, Memberantas Kejahatan, Mengentaskan Pengangguran, Serta Menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang
Kota Wali Demak Tercoreng: Judi Sabung Ayam dan Dadu Masih Bebas Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kunjungan Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ke Kecamatan Tuntang , Memberi Dampak Positif 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:14 WIB

SIDANG TUNTUTAN KASUS MFL: JAKSA MINTA 1 TAHUN PENJARA, ADVOKAT KRITIK PROSEDUR DAN SISTEM TRANSFER

Senin, 25 Mei 2026 - 16:24 WIB

Kasus Dugaan Asusila di Anjani Spa Jogja Terus Bergulir, Saksi ES Kembali Diperiksa Polda DIY

Senin, 25 Mei 2026 - 08:21 WIB

TANPA BERITA ACARA, TANPA KEJELASAN: INNOVA REBORN DIAMANKAN POLRES CILACAP, PENGUSAHA RENTAL JADI KORBAN “TEBANG TANPA AKAR”  

Senin, 25 Mei 2026 - 04:25 WIB

Polsek Genuk Kawal Hangat Perjalanan Spiritual Bhikkhu Thudong, Wujud Harmoni dan Toleransi di Kota Semarang

Senin, 25 Mei 2026 - 03:29 WIB

Pengusaha Karaoke Mengubah Gedung Angker Menjadi Ruang Produktif, Memberantas Kejahatan, Mengentaskan Pengangguran, Serta Menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang

Senin, 25 Mei 2026 - 02:15 WIB

Kota Wali Demak Tercoreng: Judi Sabung Ayam dan Dadu Masih Bebas Beroperasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:33 WIB

Saksi Ahli H. Hono Sejati: Langkah PT Unigrop Membawa Kerugian Rp5,7 Juta ke Ranah Pidana Dinilai Tidak Tepat

Berita Terbaru