Semarang | PortalindonesiaNews.Net – Suasana pagi di Kelurahan Gabahan, RT 02 RW 01, mendadak geger pada Rabu (18/3/2026). Seorang warga berinisial AR nekat naik ke atas genteng rumah warga sejak dini hari dan bertahan hingga pagi, memicu kepanikan di kalangan warga sekitar.
Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah itu, warga segera melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Muzamil, yang langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, AR diduga sudah berada di atas genteng sejak sekitar pukul 01.00 WIB setelah memanjat tembok rumah warga. Keberadaannya di atas atap membuat warga semakin cemas, terlebih karena posisinya sangat dekat dengan kabel listrik bertegangan.
Setibanya di lokasi, Bripka Muzamil bersama warga berupaya melakukan negosiasi secara persuasif agar AR mau turun dengan aman. Namun hingga pukul 08.45 WIB, yang bersangkutan tidak memberikan respons sama sekali terhadap imbauan yang disampaikan.
Situasi yang semakin mengkhawatirkan membuat petugas dari Polsek Brumbungan mengambil langkah cepat. Beberapa anggota kepolisian kemudian naik ke atas genteng melalui jalur belakang rumah dengan penuh kehati-hatian, menghindari risiko tersengat listrik maupun terjatuh.
Detik-detik evakuasi berlangsung sangat menegangkan. Tanpa disadari oleh AR, petugas berhasil mendekat dari arah belakang, kemudian langsung mengamankannya dengan cara memeluk untuk mencegah perlawanan maupun risiko jatuh. Dengan kerja sama solid antara polisi dan warga, AR akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat.
Setelah mendapatkan penanganan awal, diketahui bahwa AR diduga mengalami gangguan kejiwaan. Selanjutnya, ia dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Semarang oleh Satpol PP untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta penanganan cepat dalam situasi darurat, terutama terkait keselamatan jiwa.
Laporan : Christin






