Diduga Dianiaya Pentolan Ormas, Kades Sendang Boyolali Dilarikan ke Rumah Sakit

- Kontributor

Selasa, 3 September 2024 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi: portalindonesianews.net

Boyolali, portalindonesianews.net – Sukimin, Kepala Desa (Kades) Sendang, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu pimpinan organisasi masyarakat (ormas) di Boyolali. Akibat penganiayaan ini, Sukimin harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kasus tersebut. Penganiayaan terjadi pada Kamis (29/8) malam di kediaman korban.

READ  Camat Ngargoyoso Terima Aliran Dana Ratusan Juta Rupiah dari Korupsi BUMDes Berjo, Kejari Karanganyar Geledah Kantor Kecamatan

“Iya, sudah dilaporkan ke Polres,” ujar AKBP Muhammad Yoga saat dihubungi melalui telepon pada Selasa (3/9/2024).

Menurut keterangan sementara, penganiayaan ini diduga dilakukan oleh salah satu oknum yang menjabat sebagai wakil pimpinan ormas di Boyolali.

“Sementara kita dapat informasinya begitu. Bukan pimpinan, wakil pimpinan ormas. Oknum,” jelas Yoga.

Akibat kejadian tersebut, Sukimin mengalami beberapa luka di tubuhnya, termasuk cedera serius pada area mata dan pelipis. Saat ini, ia masih menjalani perawatan di rumah sakit.

READ  Diduga Rampas Truk Tanpa Putusan Pengadilan! Kasus WOM Finance Solo Kini Resmi Diusut Polres Boyolali Setelah Disposisi Polda Jateng

“Korban sedang dirawat di rumah sakit. Terdapat bekas luka di pelipis, memar di bagian bawah mata, dan pembekuan darah di area putih mata,” ungkap Yoga.

Polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi. Namun, hingga kini, belum ada penetapan tersangka.

“Kita masih memeriksa saksi-saksinya. Setelah rangkaian kronologisnya jelas, kami akan menentukan status tersangka dan merilis informasi lebih lanjut,” pungkasnya.

READ  Ikat Jadi Inspirasi Pembelajaran Kreatif di SDN Ngijo 01: Dari Karya EstetSeniis Menjadi Peluang Wirausaha

Redaksi:Portalindonesianews.net

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas
Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Agak Lain! Diminta Kembalikan Mobil Klien, Terduga Pelaku Justru Tantang Dilaporkan ke Polisi
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:18 WIB

Telah Rerjadi Intimidasi Wartawan di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Tindak Tegas

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:39 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Warga dan Pengurus Sepakat Jaga Toleransi  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Berita Terbaru