Budaya Kearifan Lokal : Susuk Wangan Lingkungan Gintungan

- Kontributor

Sabtu, 11 Maret 2023 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Portal Indonesia News – Ruang lingkup kebudayaan memang begitu luas. Namun, salah satu aspek yang berkaitan erat dengan kebudayaan adalah kearifan lokal. 

Kearifan lokal berhubungan secara spesifik dengan budaya tertentu dan mencerminkan cara hidup yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal. Pengetahuan ini untuk menjawab berbagai masalah dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Warga lingkungan Gintungan Kelurahan Bandungan Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, melaksanakan Susuk Wangan. Sabtu (11/3/23).

Susuk Wangan merupakan bentuk kearifan lokal para petani di lingkungan Gintungan dalam mengolah lahan pertaniannya dengan cara membersihkan selokan dan saluran irigasi bahkan mata air sebagai sumber air bersih disekitar lahan pertanian mereka. 
Budaya ini dilakukan serentak oleh para petani menjelang musim kemarau supaya ketersediaan air untuk lahan pertanian serta sumber mata air mereka terpenuhi dengan baik.    
 
 
Dalam hal ini mengandung beberapa unsur positif baik dari aspek sosial budaya maupun aspek ekonomi masyarakat .
Jika ditinjau dari aspek sosial budaya, budaya ini terus di lestarikan dan diterima oleh masyarakat setempat hingga sekarang. 
Budaya Susuk Wangan ini dilakukan bersama-sama oleh seluruh petani di daerah setempat sehingga dapat mempererat hubungan sosial antar petani dan masyarakat. Budaya ini juga mengajarkan agar setiap masyarakat dan para petani saling bahu membahu, rukun selalu bergtong-royong. 
Dalam ketersediaanya air maka pada musim kemarau petani di lingkungan Gintungan masih bisa menanam di musim kemarau sehingga berdampak pada ekonomi kerakyatan. 
Rukiman selaku ketua Rukun Warga (RW) dan  tokoh masyarakat Gintungan mengatakan kepada awak media bahwa tradisi lokal susukwangan di lingkungan Gintungan ini selalu di laksanakan setahun sekali pada bulan sebelum ruwah menjelang puasa (kalender Jawa-Red).  
“Dalam giat ini seluruh masyarakat melaksanakan kerja bhakti bersama- sama, gotong royong bahu membahu membersihkan sumber mata air yang ada di lingkungan Gintungan serta saluran air yang ada, untuk  giat ini terbagi menjadi dua kegiatan, kegiatan yang pertama membersihkan mata air  lingkungan Gintungan terdiri dari dua  mata air  yang pertama di buat untuk konsumsi masyarakat, mata air yang kedua di peruntukan untuk lahan pertanian. Kemudian pada giat yang kedua kegiatan ucapan syukur  Methok’an’ giat seluruh masyarakat berkumpul di  balai lingkungan dengan membawa makanan – makanan dan di nikmati bersama serta memohon Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai wujud syukur atas setiap hasil panen serta dan perlindungan dari Tuhan yang Maha Esa,” jelas Rukiman.
“Doa dan harapan dari seluruh masyarakat Lingkungan Gintungan tahun depan supaya hasil pertanian  selalu limpahkan rezki dan Gemah Limpah Loh Jinawi, titi,tentrem kerto raharja , lir ing sambi kolo,” tutupnya

(PS)
PT. Portal Indonesia News Grup
READ  Kasat Narkoba Blora AKP Miftah Ansori: ‘Sedang Kita Lidik’ Peredaran Obat Terlarang di Kridosono

Berita Terkait

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  
Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  
Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan
BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  
Ternyata! Dugaan Keterlibatan Bayan Gandu dalam Paguyuban Sumur Minyak Ilegal Kian Menguat, Publik Desak Transparansi  
Dugaan Intimidasi di Polres Boyolali: Saksi Diperlakukan Seperti Tersangka, Laporan Diduga Dihalangi Oknum Polsek Simo
GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori
Momen Langka! Kapolrestabes Semarang Lama dan Baru Bersatu, Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Wali Kota Turut Hadir  

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:50 WIB

TERBONGKAR! Dalih Admin Spa Sleman Dipatahkan Investigasi, Dugaan “Paket ++” Menguat  

Jumat, 10 April 2026 - 21:40 WIB

Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Jumat, 10 April 2026 - 11:22 WIB

Bukan Urusan Pidana! Polsek Banyumanik Dituduh Campuri Urusan Internal Perusahaan

Rabu, 8 April 2026 - 23:03 WIB

BURUH SEKURITI MURKA! Dugaan Upah Tak Sesuai Kontrak hingga BPJS Mandek Gegerkan Pabrik di Tengaran  

Rabu, 8 April 2026 - 21:07 WIB

Ternyata! Dugaan Keterlibatan Bayan Gandu dalam Paguyuban Sumur Minyak Ilegal Kian Menguat, Publik Desak Transparansi  

Minggu, 5 April 2026 - 18:02 WIB

GEMPAR! Band Anak SD Guncang Seminar Nasional di Solo, Bukti Nyata Pendidikan Kreatif Tak Sekadar Teori

Minggu, 5 April 2026 - 16:42 WIB

Momen Langka! Kapolrestabes Semarang Lama dan Baru Bersatu, Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Wali Kota Turut Hadir  

Sabtu, 4 April 2026 - 17:10 WIB

Bongkar Kejahatan Subsidi! Mafia Gas di Karanganyar Raup Omzet Miliaran, Isi Tabung Dikerok, Warga Jadi Korban  

Berita Terbaru