Beda Pilihan, Ketua LSM Boyolali Aniaya Kades, Berujung Mendekam di Kantor Polisi

- Kontributor

Kamis, 12 September 2024 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Boyolali
– Polisi berhasil menangkap Eko Supriyanto, pelaku penganiayaan terhadap Kepala Desa (Kades) Sendang, Sukimin, di Kecamatan Karanggede, Boyolali. Eko, yang juga menjabat sebagai Ketua LSM setempat, ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan kekerasan terhadap Sukimin pada 19 Agustus 2024.

Dalam konferensi pers di Mapolres Boyolali pada Selasa (10/9/2024), Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Joko Purwadi, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah pengumpulan cukup bukti. “Kami telah menetapkan saudara ES (Eko Supriyanto) sebagai tersangka, dan tadi malam kami telah melakukan penangkapan,” ujar Joko.

READ  Simulasi Budaya Sadar Bencana di SDN Pakintelan 1: Edukasi Tanggap Bencana untuk Anak-anak

Insiden ini bermula ketika Eko Supriyanto bersama istrinya mendatangi rumah Sukimin. Di sana, Eko meluapkan kemarahannya dan melakukan kekerasan fisik dengan memukul korban menggunakan asbak kaca yang ada di meja serta memukul dengan tangan kosong, hingga menyebabkan luka di bagian pelipis dan mata kiri korban.

Motif penganiayaan ini, menurut Joko, didasari oleh perbedaan pilihan politik dalam Pilkada. “Berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang kami kumpulkan, motifnya adalah perbedaan dukungan terhadap pasangan calon dalam Pilkada,” jelas Joko.

READ  Viral Penjinak Bom di Hong Kong, Nama “Mr. Suryanto” Bikin TKW Heboh: Diduga Keturunan Indonesia

Polisi telah mengantongi tiga alat bukti dalam penyidikan, yakni keterangan saksi, hasil visum, dan barang bukti berupa asbak kaca yang digunakan tersangka untuk menyerang korban. Atas perbuatannya, Eko Supriyanto dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.

Kasus ini menjadi peringatan penting akan perlunya menjaga ketenangan dan menghindari kekerasan dalam proses demokrasi seperti Pilkada, yang seharusnya berlangsung damai.

READ  Guru Perkosa Siswi SD hingga Hamil 6 Bulan di Lombok

Red/Iskandar

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru