Alasan Kesehatan atau Alibi Politik? Mundurnya Anggota DPRD Salatiga dari PKS Tinggalkan Tanda Tanya, Benarkah Terkait Masalah KSP Jaya Eka Sakti?  

Avatar photo

- Kontributor

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi karya AI/

Foto : Ilustrasi karya AI/

SALATIGA | PortalindonesiaNews.Net — Pengunduran diri Heru Prasetyo, anggota DPRD Kota Salatiga dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang disebut-sebut karena alasan kesehatan, justru memunculkan lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Dalih medis yang disampaikan ke publik kini berbenturan dengan munculnya dugaan keterkaitan dengan persoalan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jaya Eka Sakti yang tengah dikeluhkan puluhan warga.

Apakah pengunduran diri itu murni demi pemulihan kesehatan? Ataukah ada faktor lain yang belum disampaikan ke publik?

READ  KPK Bongkar Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, Bupati dan Sekda Jadi Tersangka, Uang Rp610 Juta Disita

LBH Nilai Alasan Kesehatan Tidak Utuh

Lembaga ELBEHA Barometer menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mempertanyakan alasan pengunduran diri tersebut. Ketua Umum ELBEHA Barometer, Sri Hartono, menyebut alasan kesehatan terlalu sederhana untuk sebuah keputusan politik strategis.

“Kami menilai ini janggal. Mundur dari jabatan publik bukan perkara ringan. Ada beberapa sumber yang sudah kami temui dan sedang kami telusuri,” ujar Sri Hartono kepada wartawan.

READ  Polda Jateng Tangkap Pengedar Sabu, Ternyata Residivis Narkoba Baru Bebas Dua Tahun

Menurutnya, persoalan yang melingkupi Heru Prasetyo diduga tidak berhenti pada urusan medis, melainkan mengarah pada persoalan lain yang berpotensi masuk ranah hukum.

“Ini masih dugaan. Ada koperasi yang bermasalah dan yang bersangkutan tercatat sebagai salah satu pengurusnya. Informasinya, kasus itu sudah ditangani aparat,” ungkapnya.

READ  Salah Arah! Penggugat Keliru Tentukan Mata Angin, Gugatan Jadi Bahan Tawa di PN Jakarta Timur  

Benang Merah ke KSP Jaya Eka Sakti?

Pernyataan tersebut seolah menemukan relevansinya setelah puluhan warga mengadukan Koperasi Jaya Eka Sakti yang berkantor di Salatiga. Dalam struktur kepengurusan koperasi itu, nama Heru Prasetyo tercatat sebagai Sekretaris, bersama Bu Nina sebagai Ketua dan Herminah sebagai Bendahara.

Pengaduan warga mencuat pada Minggu, 22 Juni 2025, ketika 12 warga Dusun Karanglo, Desa Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, melapor melalui Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI). Mereka mengeluhkan dana simpanan berjangka sejak 2016 yang hingga kini tidak bisa dicairkan.

READ  RUTAN SALATIGA GELAR PERINGATAN HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-62 DENGAN PENUH KEKHIDMATAN DAN KEBERSAMAAN

Dana yang semula berbentuk simpanan berjangka bahkan disebut dialihkan sepihak menjadi tabungan biasa, namun tetap tidak dapat diambil.

“Kami sudah berulang kali mencoba menemui ketua koperasi. Janji pencairan sebelum Lebaran tidak pernah terealisasi,” ujar Elman Sirait, koordinator posko pengaduan.

READ  Menjelang Idhul Fitri 1444H Kembang Bandungan Kembali Bermekaran

Kerugian Ratusan Juta, Warga Kecil Terjepit

Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp773 juta dari 12 korban, dengan potensi jumlah korban lebih besar. Mayoritas korban berasal dari kalangan ekonomi kecil—pedagang, tukang ojek, hingga pengrajin makanan ringan—yang sangat membutuhkan dana tersebut, terlebih menjelang tahun ajaran baru.

Salah satu korban, Berjanji, pengemudi ojek online, mengaku merugi Rp110 juta.

“Saya menabung bertahun-tahun. Harapannya aman. Tapi sejak Desember 2022 dana macet,” keluhnya.

Korban lain menyebut bunga koperasi saat itu mencapai 11 persen, yang kini justru menjadi bumerang karena dana tak kunjung cair.

READ  Penggelapan Sistematis Terbongkar, Karyawan PT CNKL Diduga Main Peran

PKS: Murni Alasan Kesehatan

Di sisi lain, Heru Prasetyo tetap menegaskan pengunduran dirinya murni karena kondisi kesehatan.

“Saya menderita bronchitis dan oleh keluarga diminta fokus istirahat,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Sekretaris DPD PKS Salatiga, Zaidun, juga membenarkan pengunduran diri tersebut dan menyebut faktor kesehatan sebagai alasan utama.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan terbuka dari Heru Prasetyo maupun PKS terkait status dan tanggung jawabnya sebagai pengurus KSP Jaya Eka Sakti.

READ  Bupati Samosir Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Toba 2022

Publik Menanti Jawaban

Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan memanggil pengurus koperasi pada 4 Juli 2025. Jika kembali diabaikan, warga menyatakan siap menempuh jalur hukum.

“Jangan hanya satu orang. Seluruh pengurus harus bertanggung jawab secara hukum,” tegas Elman.

READ  Calon Wakil Gubernur Hendrar Prihadi Tilik Tani di Bandungan: Dapat Dukungan Penuh dari Petani Jawa Tengah

Kini publik Salatiga bertanya-tanya: Apakah pengunduran diri Heru Prasetyo sekadar soal kesehatan, atau upaya menjauh dari pusaran masalah KSP yang mulai terbuka ke permukaan?

Satu yang pasti, cerita ini belum selesai. Dan di Salatiga, setiap keputusan politik hampir selalu menyisakan tanda tanya besar.

Laporan : iskandar

Berita Terkait

TANPA BERITA ACARA, TANPA KEJELASAN: INNOVA REBORN DIAMANKAN POLRES CILACAP, PENGUSAHA RENTAL JADI KORBAN “TEBANG TANPA AKAR”  
Polsek Genuk Kawal Hangat Perjalanan Spiritual Bhikkhu Thudong, Wujud Harmoni dan Toleransi di Kota Semarang
Kapolrestabes Semarang Resmi Buka Event Kedua E-Sport Cup, Hadirkan Kompetisi dan Edukasi Kebangsaan
Pengusaha Karaoke Mengubah Gedung Angker Menjadi Ruang Produktif, Memberantas Kejahatan, Mengentaskan Pengangguran, Serta Menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang
Kota Wali Demak Tercoreng: Judi Sabung Ayam dan Dadu Masih Bebas Beroperasi
Saksi Ahli H. Hono Sejati: Langkah PT Unigrop Membawa Kerugian Rp5,7 Juta ke Ranah Pidana Dinilai Tidak Tepat
KONSEP “MIRACLE OF RECYCLE” GEBRAK KARNAVAL HUT KOTA SEMARANG KE-479, ANTUSIASME WARGA PADANGSARI MEMBARA
Srawung Rasa Nuswantara”: Ketika Budaya Menjadi Ruang Healing dan Kebangkitan Komunitas”

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:21 WIB

TANPA BERITA ACARA, TANPA KEJELASAN: INNOVA REBORN DIAMANKAN POLRES CILACAP, PENGUSAHA RENTAL JADI KORBAN “TEBANG TANPA AKAR”  

Senin, 25 Mei 2026 - 04:25 WIB

Polsek Genuk Kawal Hangat Perjalanan Spiritual Bhikkhu Thudong, Wujud Harmoni dan Toleransi di Kota Semarang

Senin, 25 Mei 2026 - 03:52 WIB

Kapolrestabes Semarang Resmi Buka Event Kedua E-Sport Cup, Hadirkan Kompetisi dan Edukasi Kebangsaan

Senin, 25 Mei 2026 - 03:29 WIB

Pengusaha Karaoke Mengubah Gedung Angker Menjadi Ruang Produktif, Memberantas Kejahatan, Mengentaskan Pengangguran, Serta Menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang

Senin, 25 Mei 2026 - 02:15 WIB

Kota Wali Demak Tercoreng: Judi Sabung Ayam dan Dadu Masih Bebas Beroperasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:08 WIB

KONSEP “MIRACLE OF RECYCLE” GEBRAK KARNAVAL HUT KOTA SEMARANG KE-479, ANTUSIASME WARGA PADANGSARI MEMBARA

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:12 WIB

Srawung Rasa Nuswantara”: Ketika Budaya Menjadi Ruang Healing dan Kebangkitan Komunitas”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:56 WIB

PAHOTAN RIANTO SITOHANG Sambangi Green House Ibu Susilowati di Lereng Merapi, Bahas Revolusi Pertanian Modern Bersama Hans Wibowo

Berita Terbaru