Diduga Pembangunan Infrastruktur di Desa Ngargoloka Gagal Terlaksana, LSM ICI Akan Lapor ke APH

- Kontributor

Selasa, 28 Maret 2023 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kegiatan pembangunan insfrastruktur yang belum dilaksanakan

BOYOLALI, PortalindonesiaNews.net – Tiga kegiatan pembangunan konstruksi yang anggarannya bersumber dari Bankeuprov (APBDes TA.2022) dengan nilai total Rp. 300 juta di Desa Ngargoloka, Kecamatan Gladaksari, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, sampai dengan akhir maret 2023, gagal dilaksanakan.
Perencanaan yang kurang matang diduga menjadi penyebab tertundanya pembangunan tiga  kegiatan pembangunan insfrastruktur tersebut.
Hal ini menunjukkan Pemerintah Desa Ngargoloka kurang maksimal dalam penyerapan anggaran tahun 2022.
Kepala Desa Ngargoloka , Jarwanta mengatakan bahwa dia mengakui pelaksanaan tiga kegiatan  pembangunan yang meliputi pembangunan rehabilitasi rabat beton  Dk. Ngargoloka RT 2 RW. 1, pengaspalan jalan barat Dk. Malibari – Dk. Kwagon, dan pembangunan rehabilitasi talud tebing barat Dk. Pesan, belum terlaksana. Ia beralibi, kondisi alam menjadi kendala dalam pelaksanaan tiga proyek tersebut. 
” Anggaran turun akhir tahun sekitar tanggal 16 Desember 2022, sehingga tidak mungkin dilaksanakan tahun 2022. Selain itu, karena cuaca ektrim, curah hujan yang sangat tinggi, di Ngargoloka jam 09 , jam 10 sudah turun hujan. Tidak mungkin kami melaksanakan di musim hujan seperti ini. Medan yang kami kerjakan sangat ekstrim juga bapak. Sehingga nunggu cuaca kususnya hujan agak reda, “”tuturnya  saat dikonfirmasi, Selasa (28/3/2023).
Untuk menguatkan alibinya, Jarwanta menjelaskan bahwa anggaran tiga proyek tersebut dimasukkan Silpa tahun 2023, dan segera akan dilaksanakan. 
“Insya Alloh akan segera kami laksanakan untuk Bangub 2022. Sebelum lebaran insya Alloh selesai semua. Untuk anggaran aman karena kami masukkan ke Silpa 2023,” tegasnya.  
Bertolak belakang dengan desa – desa sekitar Ngargoloka dengan kondisi dan geografisnya sama, namun desa- desa tersebut bisa menyelesaikan progam pembangunan tepat waktu. 
Sementara itu, NF (50) Warga Dukuh Pesan Ngargoloka menyayangkan tertundanya proyek tersebut. Dia berharap Pemdes Ngrandu segera melaksanakannya. Karena pembangunan lokasi tersebut sangat membantu dalam kelancaran mobilitas perekonomian masyarakat. 
“Tiga proyek tersebut sudah menjadi skala prioritas pembangunan dalam musrenbangdes. Kok bisa ditunda, tidak masuk di akal kalau cuaca . Nyatanya desa – desa sekitar Ngargoloka bisa teelaksana. Uang sudah cair kok tidak dilaksanakan. Kami berharap Pemdes Ngrandu segera melaksanakan pembangunan. Karena bisa sangat membantu dalam kelancaran mobilitas perekonomian masyarakat, ” harapnya. 
Terpisah, menyikapi hal tersebut, Direktur Indonesia Corruption Investigation, Dr. Krisna Djaya Darumurty, S.H., M.H melalui Kabid Humas dan Permas M Nuraeni   menyatakan bahwa ICI akan membentuk tim investigasi untuk melakukan investigasi ke lapangan. Karena ICI menduga selain ada dugaan maladminiatrasi juga diduga ada penyalahgunaan wewenang. 
“Harusnya Pemdes Ngargoloka dalam membuat perencanaan kegiatan dikaji terlebih dahulu secara matang. Ini terkesan perencanaannya sangat lemah, sehingga  proyek ini gagal dilaksanakan, dan anggaran tidak terserap. Lha ini tidak jelas anggarannya dikemanakan. Kami akan membentuk Tim Investigasi. Jika nanti ditemukan penyimpangan kami akan laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) , ” tegasnya. 
Editor : iskandar

PT. Portal Indonesia News Grup
READ  Luar Biasa, Pemkab Semarang Dianugerahi Penghargaan UHC

Berita Terkait

Denpom IV/5 Semarang Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat dan Kaum Duafa di Bulan Ramadan  
Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  
MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  
KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih
Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim
Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan
Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO
Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:53 WIB

Denpom IV/5 Semarang Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat dan Kaum Duafa di Bulan Ramadan  

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:54 WIB

Sidang PMH PN Salatiga Hebohkan Publik, Kesaksian Mantan Sopir Ungkap Dugaan Gadai Mobil Tanpa BPKB  

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

MEHEBOHKAN! 800 PESERTA RAMEKAN TURNAMEN MOBILE LEGENDS KAPOLRESTA CILACAP – GERAKAN ANTI KENAKALAN REMAJA  

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

KPK “Sikat” Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Digiring ke Gedung Merah Putih

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

Sidang PMH Salatiga Memanas: Adu Argumentasi Saksi Ahli Diah Iswahyuningsih vs Kuasa hukum Y. Joko Tirtono – Muhamad Yusuf di Hadapan Hakim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:05 WIB

Menu MBG TK di Bergas Diduga Tak Layak Konsumsi: Buah Busuk dan Roti Berbau Ditemukan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kasus Viral Agus Palon Berimbas, Dugaan Oknum Polisi Disebut Lindungi DPO

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:26 WIB

Warga Bandungan Sambut Gembira Sosialisasi Bahaya Petasan: Langkah Nyata Ciptakan Lebaran Aman dan Damai

Berita Terbaru