Iptu Jarot Dri Handoko Datangi Titik Kebakaran Hutan Gunung Ungaran, Memastikan Padam Total

- Kontributor

Jumat, 13 Oktober 2023 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, PIN – Kejadian kebakaran hutan Gunung Ungaran yang terjadi pad Kamis 12 Oktober 2023 petang kemarin, dan pada pukul 22.00 Wib semalam dilaporkan titik api sudah tidak terlihat dari Dsn. Darum Ds. Candi Kec. Bandungan. 

Memastikan hal tersebut Jumat 13 Oktober 2023 pukul 07.00 Wib, Polsek Bandungan dipimpin Kapolsek Iptu Jarot Dri Handoko SH., bersama personil Polsek Bandungan melaksanakan monitoring sekaligus pengecekan di titik api. 

Dibantu dari BPBD, relawan dan Warga sekitar, rombongan bergerak menyusuri akses jalan setapak menuju titik api yang masuk wilayah Dsn. Darum Ds. Candi Kec. Bandungan tersebut. 

“Pagi ini kami melakukan penyisiran di titik api yang semalam membakar wilayah hutan Gunung Ungaran, karena titik api berada di lereng atau jurang dan demi keselamatan rombongan kami lakukan pengecekan pagi ini. Guna memastikan bahwa sudah tidak ada titik api atau kepulan asap di lokasi yang maduk wilayah Dsn. Darum Ds. Candi Kec. Bandungan.” Ungkapnya. 

READ  Puslitbang Mabes Polri Kunjungi Polres Semarang Cek Kondisi Rumah Dinas Polri

Dalam kegiatan ini, Kapolsek bersama rombongan membawa alat pemadam seadanya. Mengantisipasi apabila masih ditemukan titik api atau kepulan asap yang dapat menjadi sumber api baru. 

“Dikarenakan medan yang sulit, kami bersama rombongan membawa tangki air Portable. Dikandung maksud sebagai antisipasi apabila ditemukan titik api atau kepulan asap yang akan menjadi sumber api baru.” Tambahnya. 

Sekitar pukul 08.05 Wib Kapolsek sampai ke lokasi titik api, dan melakukan penyisiran dengan membagi rombonga  menjadi 2 kelompok untuk malaksanakan pengecekan. 

READ  SatLantas Polres Semarang, Sampaikan Hasil Ops Patuh Candi 2023

“Kami sampai ke lokasi sekitar puku 09.05 Wib, dan rombongan kami bagi ke 2 arah yaitu ke arah Barat dan Timur dengan radius 1 hingga 2 Km dari titik api pertama yang kita temui.” Ungkapnya. 

Hingga pukul 10.00 Wib Dari pemantauan rombongan lokasi kebakaran hutan yang terjadi semalam, Iptu Jarot menyampaikan bahwa sudah tidak ada titik api atau kepulan asap di lokasi yang disisir oleh rombongan. 

“Hingga saat ini pukul 10.00 Wib, setelah kami melakukan konsolidasi bersama rombongan tidak ditemukan titik api maupun asap yang menjadi sumber api. Namun tadi rombongan juga melakukan penyemprotan air di sejumlah bekas kebakaran, sebagai antisipasi apabila menjadi penyebab timbulnya api.” Pungkas Kapolsek Bandungan. 

READ  POLSEK MANGGALA GELAR CIPKON ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS

Dilokasi terpisah Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra SIK. MM., menjelaskan bahwa lokasi kebakaran bukan jalur pendakian, dan penyebab terjadinya kebakaran diduga dari cuaca ekstrem akhir akhir ini. 

“Lokasi kebakaran bukan merupakan jalur pendakian bagi para pendaki yang hendak ke puncak Gunung Ungaran, dan jauh dari lahan pertanian milik warga. Jadi dugaan awal penyebab terjadinya kebakaran dari cuaca ekstrem akhir akhir ini, dan banyaknya rumput ilalang serta pepohonan yang kering.” Jelas Kapolres.

(Yunan Tumorang)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Ada Ribuan “Penjaga Kedamaian” Siaga! Polrestabes Semarang Kerahkan 1.047 Personel Kawal Idul Adha, Takbir Keliling Naik Motor
Trotoar”Berubah Wujud” Jadi Tempat Parkir, DPUPR Batang Ingatkan Indomaret Fresh: Uang Rakyat Bukan Buat Halaman Toko!  
Kapolrestabes Semarang Buka E-Sport Cup: Polisi Masuk “Laga”, Musuh Bukan Penjahat Tapi Lawan di Land of Dawn!
Warga Panik Kabel Listrik Terbakar Di Permukiman Gabahan, Respons Cepat Bhabinkamtibmas Dan PLN Cegah Kebakaran
Dituntut 1 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Muhammad Farchan Lie, John L Situmorang: Banyak Bukti Yang Diabaikan, Kami Akan Ungkapkan Secara Lengkap Dalam Plaidoi Nanti !!!
PSYFORTY 2026, Di Taman Indonesia Kaya, Berjalan Meriah dan Menghibur
Kunjungan Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ke Kecamatan Tuntang , Memberi Dampak Positif 
SIDANG TUNTUTAN KASUS MFL: JAKSA MINTA 1 TAHUN PENJARA, ADVOKAT KRITIK PROSEDUR DAN SISTEM TRANSFER

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:24 WIB

Ada Ribuan “Penjaga Kedamaian” Siaga! Polrestabes Semarang Kerahkan 1.047 Personel Kawal Idul Adha, Takbir Keliling Naik Motor

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:07 WIB

Trotoar”Berubah Wujud” Jadi Tempat Parkir, DPUPR Batang Ingatkan Indomaret Fresh: Uang Rakyat Bukan Buat Halaman Toko!  

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:39 WIB

Kapolrestabes Semarang Buka E-Sport Cup: Polisi Masuk “Laga”, Musuh Bukan Penjahat Tapi Lawan di Land of Dawn!

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:32 WIB

Warga Panik Kabel Listrik Terbakar Di Permukiman Gabahan, Respons Cepat Bhabinkamtibmas Dan PLN Cegah Kebakaran

Senin, 25 Mei 2026 - 19:41 WIB

PSYFORTY 2026, Di Taman Indonesia Kaya, Berjalan Meriah dan Menghibur

Senin, 25 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kunjungan Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ke Kecamatan Tuntang , Memberi Dampak Positif 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:14 WIB

SIDANG TUNTUTAN KASUS MFL: JAKSA MINTA 1 TAHUN PENJARA, ADVOKAT KRITIK PROSEDUR DAN SISTEM TRANSFER

Senin, 25 Mei 2026 - 16:24 WIB

Kasus Dugaan Asusila di Anjani Spa Jogja Terus Bergulir, Saksi ES Kembali Diperiksa Polda DIY

Berita Terbaru