
SEMARANG|PortalindonesiaNews.Net.- Warga Semarang bersiaplah beribadah dan berbagi daging kurban dengan perasaan paling tenang tahun ini. Soalnya, demi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang aman dan damai, Polrestabes Semarang menurunkan kekuatan super: sebanyak 1.047 personel gabungan siap siaga mengawal kota dari ujung ke ujung.
Pasukan ini bukan cuma numpang lewat |ya. Mereka sudah punya jadwal padat dan rencana matang. Mulai dari saat suara takbir mulai bergema di malam hari, saat warga shalat Ied berjamaah, sampai ke lokasi penyembelihan hewan kurban, semuanya dipastikan aman terkendali. Niatnya satu: biar warga bisa fokus ibadah, nggak perlu pusing mikirin keamanan.
Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi M, menuturkan kalau skema penjagaan ini sudah disusun rapi banget. “Kami sudah atur segalanya, dari malam takbir, shalat Ied, sampai tempat penyembelihan kurban. Biar situasi aman, tertib, dan kondusif, nggak ada gangguan apa pun,” ungkapnya dengan percaya diri.
Kalau sore ini, Selasa (26/5/2026) pukul 17.00 WIB, kamu lewat depan Mapolrestabes Semarang, jangan kaget lihat halamannya penuh seragam putih hitam. Di sana bakal ada pelepasan pasukan besar-besaran! Di waktu yang sama, seluruh Polsek se-Kota Semarang juga sibuk merapatkan barisan di kantor masing-masing sebelum “berperang” menjaga ketertiban.
Nanti malam, pasukan ini nggak cuma diam di pos jaga. Mereka bakal bergerak keliling, patroli skala besar, nyaplok tiap sudut kota. Tujuannya biar calon-calon biang kerok langsung ciut nyalinya dan memilih tidur di rumah saja.
Nah, ada satu pesan serius tapi lucu dari Polrestabes nih buat warga: “Takbir itu ibadah, bukan Karnaval! Cukup di Masjid aja ya, jangan muter-muter kota!”
Pihak kepolisian mengimbau keras, tolong takbirnya di masjid, musala, atau tempat ibadah saja. Dihimbau nggak usah bikin konvoi keliling naik motor bergerombol atau naik truk bak terbuka yang penuh orang. Alasannya? Selain bahaya banget kalau sampai jatuh atau kecelakaan, takbir keliling pakai kendaraan itu juga bikin macet dan mengganggu orang yang mau istirahat.
“Kami ingatkan, takbir kan ibadah, ya dilaksanakan di tempat ibadah. Jangan pakai kendaraan bak terbuka buat angkut orang, itu berisiko bikin celaka. Mending nikmati suasananya dengan tenang dan syahdu,” tegas Pak Riki.
Puncak tugas mereka ada besok pagi, Rabu (27/5/2026), saat ribuan warga melaksanakan Shalat Idul Adha di alun-alun, lapangan, atau masjid. Uniknya, di tengah sibuk jaga masyarakat, Polrestabes juga nggak ketinggalan ibadah. Di halaman Mapolrestabes sendiri bakal ada Shalat Idul Adha berjamaah mulai pukul 06.00 WIB. Jadi buktinya: polisi juga manusia, juga butuh beribadah, tapi tetap siap lapor tugas kapan saja!
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





