Yogyakarta | Portalindonesianews.net – Semangat pelestarian budaya terus tumbuh di Kelurahan Budaya Warungboto. Berawal dari sebuah angkringan yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, Angkringan Laras Asri kini berkembang menjadi embrio destinasi wisata kuliner berbasis seni dan budaya melalui pendirian Sanggar Seni Tari Laras Asri.
. Foto : istimewa
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Kelurahan Budaya Warungboto sebagai kawasan yang tidak hanya menawarkan kekayaan kuliner tradisional, tetapi juga menjadi ruang pelestarian seni budaya yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Pendirian Sanggar Seni Tari Laras Asri diprakarsai oleh Ketua Angkringan Laras Asri, Ibu Neni, bersama jajaran pengurus, yakni Ibu Siti Aslamah, Bapak Harun, serta Astuti Handayani, A.P., S.Pd., M.Pd. sebagai Pendamping Kelurahan Budaya Warungboto dari Dinas Kebudayaan DIY, yang bersama-sama membangun konsep pengembangan angkringan menjadi pusat aktivitas seni budaya.

Ke depan, Sanggar Seni Tari Laras Asri diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam melestarikan seni tari tradisional sekaligus menghadirkan pertunjukan budaya yang mampu menarik minat wisatawan. Sinergi antara wisata kuliner dan atraksi seni budaya diyakini akan memperkuat daya tarik Warungboto sebagai salah satu destinasi wisata berbasis masyarakat di Yogyakarta.
Ketua Angkringan Laras Asri, Ibu Neni Eko purnama yanti menyampaikan bahwa pendirian sanggar ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

Sementara itu, Astuti Handayani, A.P., S.Pd., M.Pd. selaku pendamping Kelurahan Budaya Warungboto menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pengurus, dan pendamping menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem budaya yang berkelanjutan. Dengan memadukan kuliner, seni tari, dan partisipasi masyarakat, Angkringan Laras Asri diharapkan tumbuh menjadi ikon wisata kuliner dan seni budaya yang membanggakan Kelurahan Budaya Warungboto serta memperkuat pelestarian budaya lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta.
(Red / Johnson )






