Masyarakat Bandungan Tumplek Bleg! Sedekah Bumi 2026 Berlangsung Meriah, Usung Semangat “D’Gawe Ambyar Bersemi”

Avatar photo

- Kontributor

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketika Prosesi Sedekahkan Bumi Berlangsung

Foto : Ketika Prosesi Sedekahkan Bumi Berlangsung

BANDUNGAN|PortalindonesiaNews.Net – Ribuan masyarakat memadati kawasan Bandungan untuk mengikuti rangkaian Sedekah Bumi Bandungan 2026 yang berlangsung meriah. Tradisi tahunan yang telah diwariskan secara turun-temurun ini kembali menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil bumi, kesehatan, serta kerukunan masyarakat.

Mengusung tema “D’Gawe Ambyar Bersemi”, perayaan tahun ini memiliki makna mendalam. “Ambyar” bukan dimaknai sebagai perpecahan, melainkan menjadi pengingat agar masyarakat tetap bersatu, sementara kata “Bersemi” menjadi harapan agar generasi muda Bandungan terus tumbuh, berkembang, dan mampu melestarikan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.

Sedekah Bumi merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Jawa sebagai simbol rasa syukur atas kesuburan tanah, hasil pertanian, sumber daya alam, kelancaran usaha, hingga kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. Di Bandungan, tradisi ini terus dijaga dan dikemas lebih kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai sakral yang menjadi ruh dari upacara adat tersebut.

READ  Buka Puasa Hanura DIY Jadi Ajang Konsolidasi Kader, Dukungan Menguat untuk Johnson Erwin Sitohang  

Rangkaian kegiatan tahun ini diawali dengan Tasyakuran Malam 1 Suro/1 Muharam, dilanjutkan Susukwangan atau kerja bakti membersihkan sumber mata air yang dimanfaatkan masyarakat, kemudian Kurab Air Prawito Suci, pertunjukan Wayang Kulit Sandosa yang memadukan seni tradisional dengan sentuhan modern, tasyakuran selamatan, hingga hiburan Musik Ambyar yang menghadirkan Ajeng Febria dan Sastra Akhisna.

Semarak budaya semakin terasa dengan Pentas Reyog yang ditampilkan secara rayonan oleh beberapa grup reyog. Sementara puncak acara akan digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Lapangan Mandiri Bandungan, dengan penampilan Grup Saleho Karya Budaya pimpinan Abah Lala serta dimeriahkan artis Lala Artila.

READ  Mulai Dipanaskan, Konsolidasi DPC dan Verifikasi KPU Jadi Fokus Utama Strategi Besar Hanura Jateng Menuju Pemilu 2029

Lurah Bandungan, Edi Santoso, S.E., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Sedekah Bumi Bandungan dapat berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Semoga masyarakat Bandungan senantiasa diberikan kesehatan, keamanan, ketenteraman, hidup guyub rukun, serta dilimpahkan rezeki yang berkah.”

READ  Truk Trailer Tak Kuat Nanjak, Jalur Utama Ungaran Lumpuh Total Selama Satu Jam

Sementara itu, Ketua Panitia, Trisumedi atau yang akrab disapa Trilondo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara.

“Puji syukur kepada Tuhan atas rahmat dan nikmat-Nya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada seluruh donatur, panitia, dan masyarakat Bandungan yang telah bergotong royong menyukseskan acara ini. Harapan kami, masyarakat Bandungan selalu diberi kesehatan, kekuatan, rezeki, kedamaian, serta tetap guyub rukun dalam menjaga dan nguri-uri seni budaya warisan leluhur agar terus hidup di kalangan generasi muda.”

READ  Seminar Migas Nasional di Blora Soroti Implementasi Permen ESDM No.14 Tahun 2025 — LCKI Dorong Pengelolaan Sumur Rakyat Aman dan Transparan

Sedekah Bumi Bandungan tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, Bandungan kembali menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan selaras dengan kreativitas dan perkembangan zaman.

“Bandungan JOS! Budayanya Lestari, Warganya Guyub, Tradisinya Tetap Berseri.”

Laporan: Saribun

Berita Terkait

Warga Nglebak Bergerak, SavePeyek Jadi Simbol Perjuangan Mencari Keadilan
Dari Angkringan Menjadi Destinasi Wisata Kuliner dan Seni Budaya: Laras Asri Warungboto Resmi Dirikan Sanggar Seni Tari
HUT KOTA SALATIGA KE-1276 GELAR DJ CHALLENGE, PENDAFTARAN GRATIS!  
Agrowisata Jadi Strategi Unggulan Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Optimalisasi Tanah Kalurahan
Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis
PKP Jateng-DIY Bentuk Tim Monitoring MBG, Siap Bongkar Dugaan Pungli dan Penyimpangan di Dapur-Dapur Program Negara
GUS FAHIM TURUN LANGSUNG KE KRADENAN, SIAP BIAYAI PENDIDIKAN PUTRI ALMARHUMAH HINGGA GRATIS
Setelah Kasus Tambak Udang Batang, Kini Pengurugan Sawah Kebumen Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Nglebak Bergerak, SavePeyek Jadi Simbol Perjuangan Mencari Keadilan

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:38 WIB

Masyarakat Bandungan Tumplek Bleg! Sedekah Bumi 2026 Berlangsung Meriah, Usung Semangat “D’Gawe Ambyar Bersemi”

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:18 WIB

Dari Angkringan Menjadi Destinasi Wisata Kuliner dan Seni Budaya: Laras Asri Warungboto Resmi Dirikan Sanggar Seni Tari

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:02 WIB

HUT KOTA SALATIGA KE-1276 GELAR DJ CHALLENGE, PENDAFTARAN GRATIS!  

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:04 WIB

Agrowisata Jadi Strategi Unggulan Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Optimalisasi Tanah Kalurahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:01 WIB

PKP Jateng-DIY Bentuk Tim Monitoring MBG, Siap Bongkar Dugaan Pungli dan Penyimpangan di Dapur-Dapur Program Negara

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:55 WIB

GUS FAHIM TURUN LANGSUNG KE KRADENAN, SIAP BIAYAI PENDIDIKAN PUTRI ALMARHUMAH HINGGA GRATIS

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:10 WIB

Setelah Kasus Tambak Udang Batang, Kini Pengurugan Sawah Kebumen Jadi Sorotan

Berita Terbaru