MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata

- Kontributor

Senin, 20 April 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi karya AI

Foto : ilustrasi karya AI

SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net  – Upaya melestarikan warisan leluhur sekaligus membuka potensi baru bagi kota Semarang kini memasuki babak baru. DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kota Semarang secara resmi telah mengajukan permohonan perizinan pembangunan “Makam Kramat” yang direncanakan berdiri di kawasan strategis, tepatnya di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat, Kelurahan Tawang Mas.

Pengajuan surat permohonan yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Semarang serta dinas-dinas teknis terkait ini bukanlah sekadar urusan administrasi belaka. Bagi DPD IWOI, langkah ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya serta kearifan lokal yang telah tumbuh dan melekat di hati masyarakat Semarang selama berabad-abad.

Lebih dari Sekadar Bangunan, Ini Identitas Daerah

Ketua DPD IWOI Kota Semarang menegaskan bahwa situs sejarah dan warisan budaya memiliki peran krusial. “Makam Kramat yang akan kita bangun ini tidak hanya akan menjadi tempat yang memiliki nilai spiritual dan sejarah semata. Lebih dari itu, ia akan menjadi ruang refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat—baik tua maupun muda—untuk terus menghargai perjalanan sejarah, tradisi, serta ajaran mulia yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan situs ini akan semakin memperkuat jati diri dan identitas Kota Semarang sebagai kota yang kaya akan ragam budaya dan sejarah.

READ  Pengawas Proyek SPPG di Bayan Tewas Misterius, Versi Penyebab Bertabrakan  

Harapkan Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

Dalam proses pengajuannya, DPD IWOI Kota Semarang menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota Semarang beserta instansi terkait dapat melakukan kajian dan memberikan tanggapan yang komprehensif. Hal ini penting agar seluruh tahapan pembangunan nantinya berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta memperhatikan aspek tata ruang kota, keseimbangan lingkungan, dinamika sosial, dan kearifan masyarakat setempat.

Kesadaran akan pentingnya kolaborasi juga menjadi fokus utama. “Kami paham, setiap pembangunan yang berada di ruang publik dan memiliki nilai sejarah membutuhkan dialog yang sehat dan kebijaksanaan dari semua pihak. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antara kami, pemerintah, dan warga sekitar akan menjadi kunci utama agar tujuan mulia ini dapat tercapai tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

READ  Bantah Tuduhan Pemberitaan Penyalahgunaan Gas Melon di Kandang Ayam, Widodo: Hanya Dititipkan Semalam

Berkah Ganda: Lestarikan Budaya, Dorong Ekonomi Lokal

Tak hanya soal pelestarian budaya, rencana pembangunan ini juga diproyeksikan akan membawa dampak positif yang berkelanjutan. Ke depannya, Makam Kramat ini diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya baru di Semarang.

Dengan demikian, kehadirannya tidak hanya akan memperkaya khazanah budaya, tetapi juga mampu menggeliatkan potensi sosial-ekonomi dan pariwisata daerah, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga sekitar.

Siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk komitmen keterbukaan informasi dan upaya membangun ruang dialog yang konstruktif antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat dalam rangka memajukan Kota Semarang.

Laporan : Cristina

####

Berita Terkait

WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!
MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  
SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”
DPD NasDem Blora Soroti Pemberitaan Majalah Tempo, Desak Klarifikasi Terbuka
KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   
RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!
MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 
BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:57 WIB

MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata

Sabtu, 18 April 2026 - 21:46 WIB

WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!

Sabtu, 18 April 2026 - 21:11 WIB

MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”

Selasa, 14 April 2026 - 18:51 WIB

KOMEDI DI NEGERI AWAK: CELOSIA “TERBANG” TANPA SAYAP IZIN, PEMKAB SEMARANG DAN DPRD SEPERTI NONTON DRAMA KOREA! ADA APA SEBENARNYA?   

Selasa, 14 April 2026 - 16:14 WIB

RESMI “NAIK KELAS”! SISWANTO PIMPIN ARMADA KADES SEMARANG 2025-2030: KUNCINYA? SATU KOMANDO, TANPA “CIPU-CIPU”!

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

MOMEN BERSYARATKAN! PKDI KABUPATEN SEMARANG RESMI DIKUKUHKAN, SIAP BERKARYA 5 TAHUN KEDEPAN! 

Senin, 13 April 2026 - 10:45 WIB

BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Berita Terbaru