SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Siang itu, langit seolah ikut tersenyum menyaksikan sebuah tonggak sejarah baru. Suasana terasa begitu istimewa, dipenuhi aura kekeluargaan yang kental, tawa yang renyah, dan semangat yang membara bak lahar panas!
Ratusan pemimpin dari pelosok desa berkumpul menjadi satu hati di Kecamatan Bandungan. Bukan untuk sekadar seremonial biasa, melainkan untuk menandai lahirnya kekuatan baru yang akan membawa angin perubahan di Bumi Kaligarang. Ya! Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Semarang resmi dikukuhkan!
Berlindung di bawah payung hukum yang kokoh, mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013, UU Desa Nomor 6 Tahun 2014, UU Nomor 3 Tahun 2024, serta pengesahan Badan Hukum dari Kemenkumham RI, organisasi ini resmi berdiri tegak. Melalui Surat Keputusan Nomor 220.127.116.11.56/DPD-PKDI/JTG/IV/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPD PKDI Jawa Tengah, Ibu Hajah Musarokah, S.Pd. dan Sekretaris Haji Iwan Hartoto, tim penggerak desa ini resmi sah mengemban amanah untuk masa bakti 2025 – 2030.
SUASANA HARU DAN SOLIDARITAS TANPA BATAS
Acara pengukuhan ini bukan sekadar penyerahan dokumen. Ini adalah pertemuan jiwa-jiwa besar. Hadir memeriahkan sekaligus memberikan restu, Bapak Samsudin mewakili DPD Provinsi Jawa Tengah, jajaran Forkopimcam Bandungan (Ibu Camat, Bapak Kapolsek, Bapak Danramil), perwakilan Pemkab Semarang, serta mitra organisasi dari PPDI.
Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Bapak Samsudin membuka acara dengan penuh emosi:
“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… Alhamdulillah! Berkat Allah SWT, kita bisa bertatap muka dalam keadaan sehat walafiat. Saking senang dan semangatnya berkumpul dengan keluarga besar ini, sampai ada nama yang mungkin terlewat sebut, tapi percayalah rasa hormat kami tak pernah berkurang sedikitpun!”
Kalimat itu disambut gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai meriah dari para Kepala Desa yang hadir. Pesan utamanya jelas: PKDI hadir bukan untuk menciptakan jarak, tapi menjembatani!
“Banyak organisasi, tapi kita tidak membuat tandingan. Kita justru menjalin silaturahmi. Karena bagi kami, jabatan Kepala Desa adalah amanah mulia, dan PKDI adalah rumah tempat kita pulang dan berbagi aspirasi,” tegasnya diiringi anggukan setuju seluruh hadirin.
INILAH PARA “KAPten” PEMBAWA BENDERA!
Dan inilah dia, barisan elit yang terpilih melalui musyawarah mufakat, siap menjadi nahkoda yang mengarungi samudra pembangunan desa selama lima tahun ke depan. Struktur kepengurusan ini adalah gabungan energi, ide brilian, dan pengalaman lapangan yang mumpuni!
DEWAN PEMBINA & PENASEHAT
Didukung oleh para pemangku kebijakan tertinggi mulai dari Bupati Semarang, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD, hingga tokoh senior seperti H. Sabjudin, S.H., Sugiyanto, dan Parnu. Mereka adalah kompas yang memastikan arah langkah tetap lurus.
PIMPINAN INTI (EKSEKUTIF)
Di garis terdepan, organisasi digawangi oleh pasangan dahsyat:
– Ketua Umum: Zifwanto
– Ketua I-IV: Imam Fahrurrozi, Zainal, Winarno, Nur Kholik
– Sekretariat: Jamhari & Hendri (Pasukan administrasi andalan!)
– Bendahara: Ihsan Budi Satmoko & Anak Anung Sambar (Penjaga perbendaharaan negara warga!)
KEPALA BIDANG: SPESIALIS DI BIDANGNYA!
Setiap sektor diisi oleh orang-orang pilihan yang punya visi tajam:
– Organisasi & Kaderisasi: Wahai, Suyana (Pencetak kader masa depan!)
– Advokasi Hukum: Parsunto, Radit (Perisai hukum desa!)
– Sosial Keagamaan: Sujarman, Sunyoto (Penyejuk hati umat!)
– Ekonomi Desa: Muhammad Khairudin Bagas, Dwi Wahono (Penggerak roda ekonomi!)
– Budaya & Pariwisata: Warsito, Isrori (Penjaga warisan leluhur!)
– Pendidikan & SDM: Amin Subroto, Suwignyo (Pabrik otak cerdas!)
– Pemberdayaan Perempuan: Romdon Yahud, Aryanti, Kustini (Penyokong peran wanita hebat!)
– Hubungan Masyarakat: Zamsari, Suparno (Jembatan komunikasi!)
KOMANDAN LAPANGAN (KOORDINATOR KECAMATAN)
Dari kaki bukit hingga dataran tinggi, semuanya terwakili:
– Ungaran: Sujarwo, S.Pd., Jawa
– Suruh: Warsito
– Tengaran: Muhammad Wijayanto
– Jambu: Andi Susanto
– Sumowono: Muhlasi
– Susukan: Eko Darmono
– Getasan: Joni Anwar
– Bandungan & Ambarawa: Supriyadi
Mereka adalah mata, telinga, dan tangan terdekat organisasi di setiap pelosok kecamatan!
LANGKAH KAKI PERTAMA MENUJU KEMENANGAN!
Ditetapkannya kepengurusan ini di Semarang pada tanggal 13 April 2026 menandakan bahwa mesin perubahan sudah dinyalakan. Masa bakti 2025–2030 bukan sekadar hitungan tahun di kalender, melainkan KONTRAK PERJUANGAN untuk mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Semoga langkah para pengurus senantiasa diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadikan PKDI ini sebagai kekuatan dahsyat yang mampu mengangkat harkat dan martabat desa di Kabupaten Semarang. Laporan: iskandar






