Fatayat NU DIY Gelar Workshop “Skill Booster” untuk Tingkatkan Kapasitas Pendamping Kasus KTPA

Avatar photo

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta | PortalindonesiaNews.Net – Puluhan pendamping kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Workshop Skill Booster yang diselenggarakan oleh PW Fatayat NU DIY di Aula DPD RI DIY. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi teknis para pendamping dalam menangani kasus yang semakin kompleks.24. Februari 2026

 

Hadir secara istimewa Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang menyampaikan keynote speech, bersama jajaran pengurus PWNU DIY dan PW Fatayat NU DIY. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di DIY.

READ  Diduga Media Abal-abal, Polda Jateng Usut Pencemaran Nama Baik Tri Septa Bayu Anggara

 

Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya kompleksitas kasus KTPA di DIY, mencakup kekerasan seksual, KDRT, kekerasan di pesantren, hingga kekerasan berbasis digital. Para peserta berasal dari berbagai elemen seperti LKP3A, Fatayat NU, Muslimat, IPPNU, Satgas Pesantren Ramah Anak, dan paralegal komunitas, yang dituntut memiliki kemampuan manajemen kasus, asesmen tajam, serta koordinasi lintas sektor yang kuat.

READ  Misteri Gempa Karawang-Bekasi M4,9: Dipicu Patahan Tersembunyi yang Dulu Dikenal sebagai “Sesar Baribis”

 

Workshop dirancang secara partisipatif dengan metode paparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi asesmen, dan role play manajemen kasus. Para narasumber berkompeten seperti Ibu Masruchah (KUPI) membahas perspektif penanganan berbasis korban, Ibu Catur Udi Handayani (UPT PPA Kota Yogyakarta) memandu sesi Case Management, Rose Merry mengendalikan sesi Upgrade Skill Asesmen, dan Yus Mashfiyah menguatkan jejaring respons. Di akhir acara, para pendamping menyusun rencana tindak lanjut untuk memastikan kolaborasi dan kualitas layanan yang berkelanjutan.

READ  Pasien Loncat dari Lantai 4 RSUD Salatiga, Menggemparkan Ruang Perawatan – Selamat Secara Ajaib

 

Diharapkan para pendamping kasus KTPA di DIY semakin solid, profesional, dan mampu menciptakan ekosistem perlindungan yang lebih responsif dan berkeadilan bagi korban.

 

Kontak Media:

Umu Aiman Siswi (PIC Acara)

081469794705 (WA)

Laporan Edwin

Berita Terkait

REFORMASI PENDIDIKAN : China Menutup Ratusan Program Studi di Perguruan Tinggi.
Waspada!!! Ular Piton Sering Muncul di Gorong-Gorong Jl. Mpu Tantular Kota Lama Semarang
Giliran Makassar, Extrajoss Ultimate Takeover Hidupkan Energi Anak Muda di Jantung Kota
Eks Kepala Proyek PT Kraton Klaim Di-PHK Tanpa Pesangon, Disnaker Sumut Keluarkan Anjuran
Santuni Anak Yatim Piatu dan Para Janda, KARTINI PERINDO Salatiga Berbagi Berkah
Peringatan Idul Adha di Perumahan Puri Asri Perdana Padangsari, Banyumanik Kota Semarang
Heboh Diduga Abaikan Aduan, Kasi Propam Polres Boyolali Dilaporkan ke Divisi Propam Polri  
Tebu Ditumpahkan, Kesabaran Petani Blora Ikut Tumpah

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:10 WIB

REFORMASI PENDIDIKAN : China Menutup Ratusan Program Studi di Perguruan Tinggi.

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:29 WIB

Waspada!!! Ular Piton Sering Muncul di Gorong-Gorong Jl. Mpu Tantular Kota Lama Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:42 WIB

Giliran Makassar, Extrajoss Ultimate Takeover Hidupkan Energi Anak Muda di Jantung Kota

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:17 WIB

Eks Kepala Proyek PT Kraton Klaim Di-PHK Tanpa Pesangon, Disnaker Sumut Keluarkan Anjuran

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:02 WIB

Santuni Anak Yatim Piatu dan Para Janda, KARTINI PERINDO Salatiga Berbagi Berkah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:59 WIB

Heboh Diduga Abaikan Aduan, Kasi Propam Polres Boyolali Dilaporkan ke Divisi Propam Polri  

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:47 WIB

Tebu Ditumpahkan, Kesabaran Petani Blora Ikut Tumpah

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:19 WIB

Sidang Lanjutan Kasus MFL, Penyampaian Pledoi Terdakwa dan Penasihat Hukum

Berita Terbaru