SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jawa Tengah resmi memasuki babak transformasi. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang berlangsung di Hotel Patra Jasa pada Minggu (25/1/2026), KRH Dr. Drs. H. Hono Sejati Pradoto Jatinangoro, SH, MHum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jawa Tengah periode 2026–2031.
Terpilihnya sosok dengan latar belakang akademisi, hukum, dan pengusaha ini diharapkan membawa angin segar bagi dinamika politik Jawa Tengah. Musda yang berjalan lancar dan tertib menjadi bukti soliditas internal partai, sekaligus mendapatkan restu penuh dari Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).
Dalam pidato visi-misinya, Hono Sejati menegaskan komitmen untuk mengubah Hanura Jateng menjadi partai yang modern, mandiri, dan tetap berpijak pada nilai dasar hati nurani rakyat. Lima pilar strategis menjadi fokus perjuangannya:
– Merangkul pemilih milenial dan Generasi Z dengan pendekatan kreatif, inovatif, dan adaptif;
– Menjadikan DPD Hanura Jateng pelopor aspirasi masyarakat daerah guna mewujudkan kemandirian wilayah;
– Melakukan konsolidasi partai hingga tingkat ranting untuk memperkuat struktur organisasi;
– Menghadirkan tata kelola partai yang bersih, disiplin, dan responsif terhadap permasalahan rakyat;
– Memastikan setiap kebijakan publik yang diperjuangkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
“Kami tidak hanya ingin sekadar hadir di peta politik, melainkan menjadi rumah bagi seluruh aspirasi masyarakat Jawa Tengah. Hanura akan menjadi partai yang modern, kompetitif, dan tidak pernah lepas dari akar-akar hati nurani rakyat,” tegasnya di depan ratusan kader yang menghadiri acara.
Dengan catatan 22 kursi DPRD Kabupaten/Kota yang saat ini dimiliki di Jawa Tengah, Hono Sejati menetapkan target peningkatan perolehan kursi yang signifikan pada Pemilu 2029, bahkan mengincar kursi di Senayan. Penguatan struktur organisasi dari pusat hingga daerah menjadi kunci utama untuk mencapai target tersebut.
Ketua Dewan Kehormatan DPP Hanura, Marwan Paris, yang membuka acara, menyampaikan optimisme tinggi. Menurutnya, rekam jejak Hono Sejati sebagai mantan Rektor dan Hakim Ad Hoc akan memberikan wibawa baru bagi Hanura dalam menjaring kader berkualitas dan memperluas jangkauan dukungan masyarakat.
Musda IV Hanura Jateng bukan hanya menjadi momen pergantian kepemimpinan, melainkan momentum bagi partai untuk membuktikan bahwa politik dapat dijalankan dengan cara yang santun namun efektif. Masyarakat Jawa Tengah kini menantikan langkah konkret dari Hono Sejati dalam menggerakkan Hanura menuju kemajuan dan kemenangan di tingkat lokal maupun nasional.
Laporan : Iskandar






