Kredit Macet Rp12 Miliar Guncang BPR Pemalang, Nama DPRD Ikut Terseret

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 29 September 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG | PortalindonesiaNews.Net – Skandal kredit macet di Perseroda BPR Bank Pemalang kini memasuki babak baru. Nilai tunggakan yang menembus Rp12 miliar ternyata melibatkan sejumlah nama besar, termasuk oknum anggota DPRD Kabupaten Pemalang. Fakta ini membuat kepercayaan publik terhadap bank daerah sekaligus lembaga legislatif kian runtuh.

Direktur Perseroda BPR Pemalang, Novalia, membenarkan adanya kredit bermasalah dengan nominal fantastis tersebut. “Benar, ada kredit macet sekitar Rp12 miliar. Itu bagian dari risiko penyaluran kredit. Tidak mungkin semuanya lancar. Namun kasus ini sedang dalam penanganan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

READ  Fatayat NU DIY Gelar Workshop "Skill Booster" untuk Tingkatkan Kapasitas Pendamping Kasus KTPA

Yang mengejutkan, sebagian debitur macet justru berasal dari kalangan elite politik daerah. Informasi ini sontak memicu gelombang kritik publik, lantaran DPRD dianggap ikut memperburuk citra pemerintahan di Pemalang.

READ  Itwasda Polda Jateng Turun ke Polsek Banyumanik, Dugaan Mark Up Kerugian Korban Disorot Publik

Ketua DPRD Pemalang, Martono, ketika dikonfirmasi, mencoba meluruskan. Ia menegaskan bahwa secara kelembagaan, DPRD tidak pernah memiliki program atau kerja sama dengan BPR. “Itu urusan perbankan langsung dengan nasabah. Lembaga dewan tidak ada kaitannya,” katanya, Senin (29/9).

READ  Edarkan Obat Terlarang, Buruh di Cilacap Diringkus Polisi

Meski begitu, Martono tidak menampik adanya stigma negatif di masyarakat. “Memang ada anggapan dewan ikut terseret. Padahal secara kelembagaan, kami tidak ada kaitannya. Kami hanya bisa mendorong anggota agar bertanggung jawab secara pribadi atas kreditnya,” tambahnya.

READ  GERAM JATENG MENOLAK KERAS WACANA PEMERINTAH MEMBERIKAN BANSOS UNTUK PECANDU JUDI ONLINE

Namun pernyataan tersebut dianggap belum cukup meredam keresahan publik. Pasalnya, kredit macet yang diduga melibatkan para legislator bukan hanya soal etika, tapi juga potensi penyalahgunaan kewenangan jika terbukti ada fasilitas khusus dalam proses pengajuan pinjaman.

READ  Kasat Narkoba Blora AKP Miftah Ansori: ‘Sedang Kita Lidik’ Peredaran Obat Terlarang di Kridosono

Kini, masyarakat Pemalang mendesak agar OJK, Kejaksaan, dan aparat penegak hukum segera turun tangan. Transparansi penuh dinilai wajib dilakukan untuk membongkar apakah ada praktik kolusi dalam penyaluran kredit BPR Pemalang.

READ  Dirkrimsus Polda Jateng Geledah Sejumlah Kantor di Pemkab Boyolali

“Kalau kasus ini dibiarkan, bukan hanya BPR yang kolaps, tapi juga nama baik DPRD hancur di mata rakyat,” ujar salah satu tokoh masyarakat Pemalang.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi aparat penegak hukum. Publik menunggu, apakah skandal kredit macet miliaran rupiah ini hanya akan berhenti di level debitur, atau justru membuka tabir praktik persekongkolan antara bank daerah dan elite politik di Pemalang.

Red/Time

Berita Terkait

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa
CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan
Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru
TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka
15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka
KARMUBIT TERPILIH AKLAMASI! Hanura Batang Pasang Target Besar: Tambah Kursi DPRD hingga Tembus DPR RI
Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh
Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:51 WIB

Mega Skandal MBG Menggelinding, Masyarakat Minta Tangan Kanan Pengambil Kebijakan Ikut Diperiksa

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:30 WIB

CSSMoRA UIN WALISONGO SEMARANG, Mengajak Warga Semarang Khususnya Para Mahasiswa untuk sama-sama Peduli terhadap Pelestarian Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Menjaminkan Sertipikat Tanah & BPKB tanpa Surat Kuasa dan Perjanjian, lalu dipinjamkan lagi: Adalah Melanggar Hukum Sesuai dengan KUHP Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:15 WIB

TRAGIS!! Bilqis (11) Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Warga Sragen Geram dan Berduka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:51 WIB

15 Ahli Waris Bersatu Beri Kuasa Khusus ke GNPK-RI Jateng, Sengketa Tanah Lama Kembali Mengemuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Menjelang HUT ke 80 POMAD Denpom IV/5 SEMARANG Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:23 WIB

Ketua PKP Jateng-DIY Soroti Tata Kelola MBG di Jawa Tengah, Desak BGN Respons Cepat Aduan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Dinilai Gagal Memimpin dan Lemah Pengawasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana Dicopot

Berita Terbaru