Waspadai Aktivitas WNA Ilegal! Imigrasi Cilacap Perkuat Pengawasan Lewat Rapat Timpora di Banyumas

Avatar photo

- Kontributor

Sabtu, 26 Juli 2025 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ketika Rapat Timpora di Banyumas

Foto ketika Rapat Timpora di Banyumas

CILACAP | PortalIndonesiaNews.Net — Di tengah meningkatnya mobilitas warga negara asing (WNA) yang masuk ke wilayah Indonesia, pengawasan terhadap aktivitas mereka menjadi hal krusial demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap mengambil langkah konkret dengan menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat kecamatan se-Kabupaten Banyumas, bertempat di Hotel Java Heritage, Purwokerto, Rabu (24/7/2025).

Rapat ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wadah penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi dalam hal pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing, khususnya di wilayah Banyumas yang terus berkembang sebagai daerah tujuan investasi, pendidikan, dan wisata.

Mengapa Pengawasan Orang Asing Itu Penting?

Warga negara asing yang masuk ke Indonesia harus tunduk pada aturan keimigrasian. Namun, tidak sedikit kasus di berbagai daerah di Indonesia, WNA menyalahgunakan izin tinggalnya: dari tinggal melebihi batas waktu (overstay), bekerja tanpa izin, hingga terlibat aktivitas ilegal seperti penyalahgunaan visa atau pelanggaran hukum lainnya.

READ  Kapolres Semarang Pimpin Sertijab Kasat Lantas Polres Semarang

Karena itulah, keberadaan Tim Pora—yang terdiri dari unsur Imigrasi, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, hingga aparat kecamatan—menjadi ujung tombak pengawasan. Rapat ini menjadi bentuk nyata penguatan kolaborasi untuk mencegah, mendeteksi, dan menindak pelanggaran keimigrasian sejak dini.

Paparan, Diskusi, dan Solusi

Dalam rapat yang dipandu langsung oleh Mukhlis Akbar, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian sekaligus Ketua Timpora, dipaparkan laporan pertanggungjawaban atas capaian dan tantangan pengawasan selama ini. Salah satu tantangan terbesar, kata Mukhlis, adalah kurangnya pelaporan dari masyarakat serta terbatasnya koordinasi lintas sektoral di lapangan.

Kepala Kantor Imigrasi Cilacap, Ryo Achdar, dalam sambutannya menggarisbawahi bahwa pengawasan orang asing bukan hanya tugas Imigrasi semata.

READ  Dugaan Perampasan Truk Tangki Tanpa Putusan Pengadilan, Kasus WOM Finance Solo Resmi Dilaporkan ke OJK dan Polda Jateng

“Kolaborasi antarinstansi adalah kunci. Keamanan wilayah kita adalah tanggung jawab bersama. Jika ada pelanggaran keimigrasian, tindak tegas harus dilakukan!” ujarnya tegas.

Materi penguatan disampaikan oleh Ahsanta Maulana, Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian. Ia memberikan penjelasan rinci mengenai aturan hukum keimigrasian, tata cara pelaporan keberadaan WNA, serta langkah-langkah penindakan di lapangan.

Diskusi berjalan interaktif. Perwakilan dari berbagai kecamatan di Banyumas menyampaikan kendala yang mereka hadapi, mulai dari kurangnya informasi, keterbatasan SDM, hingga ketidaktahuan masyarakat terhadap prosedur pelaporan.

Ganesa Wisesa, Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, juga memberikan solusi digital untuk mempercepat proses deteksi dan pelaporan aktivitas mencurigakan WNA.

Edukasi untuk Masyarakat: Laporkan Bila Ada Aktivitas WNA Mencurigakan

Masyarakat umum memiliki peran besar dalam keberhasilan pengawasan orang asing. Jika menemukan aktivitas mencurigakan dari warga negara asing, seperti menetap terlalu lama tanpa dokumen, bekerja tanpa izin, atau menunjukkan gelagat yang membahayakan, segera laporkan ke kantor Imigrasi terdekat atau aparat desa.

READ  Dari Kampus ke Ruang Redaksi: Suara Mahasiswa Jadi Oksigen Baru Jurnalisme Indonesia

“Kita tidak anti orang asing. Tapi aturan tetap harus ditegakkan. WNA yang patuh kita perlakukan baik, tapi yang melanggar akan ditindak,” kata Mukhlis menegaskan.

Penutup: Menuju Pengawasan yang Humanis tapi Tegas

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen kuat Imigrasi Cilacap bersama instansi lain dalam membangun sistem pengawasan WNA yang efektif, komprehensif, dan berbasis edukasi masyarakat. Harapannya, Banyumas tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua—baik warga lokal maupun warga negara asing yang sah.

 

Laporan : Afison manik

Berita Terkait

DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala
TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  
SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!
GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH
Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  
MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata
WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!
MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:11 WIB

DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala

Rabu, 22 April 2026 - 18:21 WIB

TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  

Rabu, 22 April 2026 - 18:13 WIB

SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!

Rabu, 22 April 2026 - 14:12 WIB

GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH

Rabu, 22 April 2026 - 08:15 WIB

Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Sabtu, 18 April 2026 - 21:46 WIB

WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!

Sabtu, 18 April 2026 - 21:11 WIB

MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”

Berita Terbaru