Ternyata ular itu sebelumnya memang sudah terlihat di dalam rumah pompa beberapa hari sebelumnya saat petugas rumah pompa membersihkan sampah, namun tidak berhasil ditangkap, akhirnya ular tersebut muncul kembali di tempat yang berbeda, yaitu di gorong-horong tersebut.
“Sudah 2 kali kami menangkap ular piton juga beberapa kali menangkap biawak, memang jika hujan deras, ular atau biawak yang ada di kali pasti akan naik ke atas (saluran gorong-gorong)”, tegas Amat.
Adanya peristiwa ini membuat para pengunjung angkringan menjadi sangat waspada, juga sangat berisiko bagi pejalan kaki di trotoar dekat gorong-gorong tersebut.
Diharapkan hal tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dan dinas terkait, karena hal tersebut dapat berisiko memakan korban jiwa.
(Laporan: RedyOctave)
###






