Meskipun belum ada surat perintah mati tenggat waktu, DPUPR mendesak agar “operasi pemulihan” ini dilakukan secepat kilat. Soalnya, warga Batang sudah banyak yang bertanya-tanya dan mengeluh. Warga bingung, kok jalan kaki saja jadi susah karena trotoarnya penuh motor?
Kabar baiknya, pihak Indomaret Fresh dikabarkan sudah menyadari kesalahan penempatan fungsi lahan ini dan berkomitmen mau membereskan secepatnya.
“Katanya mereka ingin selesaikan segera. Ya baguslah, kami tunggu buktian. Karena hak warga buat jalan kaki aman, itu yang utama,” pungkas Endro.
Kini mata warga Batang tertuju kembali ke trotoar itu. Akankah segera kembali jadi jalur pejalan kaki yang nyaman, atau masih sempat-sempat jadi lahan parkir dadakan? Kita tunggu aksinya!
Laporan. Yls






