Putusan Praperadilan Adi Ricardi Ditolak! Sopir Truk Geruduk Pengadilan, Dugaan Kejanggalan Mengemuka

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketika Sidang praperadilan Berlangsung Di pengadilan negeri Magelang pada Selasa 5 AGUSTUS 2025

Foto : Ketika Sidang praperadilan Berlangsung Di pengadilan negeri Magelang pada Selasa 5 AGUSTUS 2025

MAGELANG| PortalindonesiaNews.Net – Langit mendung menaungi Pengadilan Negeri Mungkid, Kabupaten Magelang, Selasa pagi 5 Agustus 2025. Namun, suasana jauh lebih mendung bagi puluhan sopir truk yang sejak pagi sudah memadati halaman pengadilan, mengawal sidang praperadilan yang diajukan rekan mereka, Adi Ricardi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, hakim membacakan putusan: permohonan praperadilan ditolak. Dalihnya, penetapan tersangka oleh penyidik Polresta Magelang dianggap telah sesuai prosedur hukum dan sah.

Putusan itu sontak disambut dengan desahan kecewa dari para sopir yang menanti keadilan. Meski demikian, mereka tetap menunjukkan sikap tertib dan damai. Tidak ada aksi anarkis. Yang ada hanyalah raut wajah kecewa dan sorak sorai protes yang masih dalam koridor hukum.

“Kami kecewa, tapi tidak akan berhenti. Ini baru permulaan, bukan akhir!” teriak salah satu sopir yang enggan disebut namanya.

Benarkah Ada Kejanggalan?

Kubu Adi Ricardi menilai ada kejanggalan serius dalam proses hukum yang dijalani kliennya. Salah satu poin yang dipertanyakan adalah isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam BAP, Adi disebut sebagai admin depo Barokah Kaliputih, bukan sebagai pemilik. Namun, hakim tidak mempertimbangkan fakta ini dalam putusannya.

READ  Bawa Buku Nikah dan Sertifikat Tanah Saat Gugat Cerai, Suami di Bandungan Jadi Sorotan Publik  

“Ini sangat janggal. Klien kami bukan pemilik, tapi kenapa dijadikan tersangka seolah-olah aktor utama?” ujar kuasa hukum Radetya, S.H., kepada awak media usai sidang.

READ  PENYAMBUTAN KHIDMAT! MA NAHDLATUL MUSLIMIN UNDAAN KUDUS GELAR PENGAJIAN & SANTUNAN ANAK YATIM PIAT  

Radetya menegaskan pihaknya akan mengkaji langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan melapor ke lembaga pengawasan eksternal.

READ  Setahun Lebih Tak Ada Kejelasan, Korban Penganiayaan di Blora Kecewa: Polisi Dinilai Abai Tangani Laporan

Aparat Penegak Hukum Disorot

Sorotan tajam pun diarahkan pada Polresta Magelang. Hingga berita ini diterbitkan, Kapolresta Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., S.H., maupun Kanit Tipidter Iptu Rosyid Khotibul Umam, belum memberikan keterangan resmi.

READ  BUNGO PASIRO" DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem "Libur", Jalan Raya Berubah Jadi Arena "Benturan Massal  

Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kresna Cakranusantara, melalui perwakilannya Sugiyono, SH, menyampaikan orasi keras di depan pengadilan.

READ  Guru SMPN 3 Purworejo Diduga Bully Siswa Karena Orang Tuanya Bongkar Pungli — Sugiyono SH: “Mental Pendidik Sekarang Mirip Preman!”

“Kalau mau bersih-bersih, jangan tebang pilih! Jangan jadikan satu orang sebagai tumbal. Bongkar semua depo yang terlibat!” tegasnya lantang, disambut sorakan para sopir.

Solidaritas dari Akar Rumput

Meski putusan hakim tak memihak, aksi para sopir truk membuktikan bahwa solidaritas kelas pekerja masih hidup. Tanpa ricuh, tanpa emosi berlebihan, mereka menuntut keadilan yang menurut mereka masih jauh dari harapan.

READ  Gubernur Jateng Kucurkan Rp 1,23 Triliun untuk Desa, Ribuan Titik Pembangunan Mulai Digarap

“Di balik suara knalpot dan debu tambang, kami punya hati. Kami juga manusia yang tahu rasa kecewa dan tahu memperjuangkan hak,” ujar seorang sopir yang ikut mengawal sejak pagi.

Perlawanan Masih Panjang

Adi Ricardi, yang selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras di sektor tambang, menyatakan tidak akan menyerah.

“Saya bukan penjahat, dan saya bukan pemilik depo itu. Saya akan terus berjuang,” tegasnya.

Sidang boleh berakhir, tapi bukan perjuangan. Di tengah ketidakpastian hukum dan dugaan kriminalisasi, suara rakyat kecil mulai bergema dari balik kemudi truk-truk yang selama ini hanya dipandang sebelah mata.

Paloran : jhon

Berita Terkait

DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala
TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  
SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!
GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH
Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  
MAKAM KRAMAT DI BANTARAN SUNGAI: DPD IWOI Kota Semarang Ajukan Izin Bangun untuk Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata
WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!
MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:11 WIB

DIRGAHAYU KOPASSUS: “Jiwa Komando” Tak Pernah Pensiun, Pengabdian Terus Menyala

Rabu, 22 April 2026 - 18:21 WIB

TANCAP GAS JELANG VERIFIKASI KPU! Hanura Jateng Konsolidasi Massal Sampai Tingkat Desa, Janji Hadirkan Politik Bersih & Pro Rakyat  

Rabu, 22 April 2026 - 18:13 WIB

SKEMA BISNIS LKS TERBONGKAR! Lewat K3S Hingga Kepala Sekolah, Harga Naik 2x Lipat—TERNYATA MELANGGAR UU!

Rabu, 22 April 2026 - 14:12 WIB

GELAGAT NYELENEH DI MALAM HARI BERUJUNG KENA BATU! 200 TABUNG GAS “MELON” KETANGKEP POLISI, PELAKU BISA BAYAR DENDA SAMPAI JUAL TANAH

Rabu, 22 April 2026 - 08:15 WIB

Teguran Hanya Kata-Kata, Tindakan Nol Besar: Dinas Pendidikan Semarang Terbongkar Ketidakseriusannya  

Sabtu, 18 April 2026 - 21:46 WIB

WALI KOTA KAWAL LANGSUNG! Exit Tol Pattimura Dibangun dengan Prinsip: Transparan, Berkelanjutan, dan Jelas Pro Rakyat!

Sabtu, 18 April 2026 - 21:11 WIB

MERIAH TAK TERHINGGA! LOMBA KETRAMPILAN SIAGA (LKS) GUNUNG PATI DISEBUT PESTA KEBANGGAAN ANAK BANGSA  

Sabtu, 18 April 2026 - 14:48 WIB

SKANDAL DINAS PENDIDIKAN! IZIN SEKOLAH TERTAHAN 3 TAHUN TANPA KEPUTUSAN, PLT KADIS DIKETAWAKAN: “SAYA KURANG TAHU!”

Berita Terbaru