Polisi Temukan Barang Bukti Baru dalam Kasus Tewasnya Nia Penjual Gorengan

- Kontributor

Kamis, 26 September 2024 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

PADANG PARIAMAN – Kepolisian menemukan barang bukti baru terkait kasus tewasnya Nia Kurnia Sari (18), seorang penjual gorengan, di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Barang bukti tersebut berupa celana warna hitam dan cangkul, yang ditemukan di lokasi kejadian.

Baca Juga Artikel Menarik Lainya di:mAntisipasi Perilaku Menyimpang Remaja, Polres Semarang Berikan Himbauan

READ  Warga Desak Penetapan Tersangka, KPK Pastikan Kasus Suap Sudewo Masih Berjalan

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengonfirmasi bahwa barang bukti tersebut telah dibawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. “Barang bukti yang kita temukan tadi sudah kita bawa ke Mapolres Padang Pariaman,” ujarnya.

Faisol juga menjelaskan bahwa motif pembunuhan ini adalah pemerkosaan. Meskipun demikian, waktu untuk melakukan rekonstruksi masih belum dapat dipastikan, tergantung pada situasi yang ada.

READ  Mantan Keryawan BTS Diringkus Polisi Salatiga

Baca Juga Artikel Menarik Lainya di:Polrestabes Semarang Gerebek Kasino yang Nekat Beroperasi Kembali

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menyita berbagai barang bukti lainnya, termasuk identitas dan barang pribadi korban. Kasus ini terus mendapatkan perhatian publik, dan penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap detail lebih lanjut mengenai peristiwa tragis ini.(Red/JHON)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru