penumpang KMP Kalibodri di Pelabuhan Kendal tujuan Kumai Kalimantan Tengah mengeluhkan

- Kontributor

Kamis, 10 Agustus 2023 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PortalIndonesiaNews.net

KENDAL  – Sejumlah penumpang KMP Kalibodri di Pelabuhan Kendal  tujuan Kumai Kalimantan Tengah mengeluhkan kondisi kapal yang minim fasilitas. 
Selain itu juga mengeluh adanya bau tidak sedap dari sejumlah truk yang mengangkut ratusan hewan Babi.
Andre salah satu Jamaah Tabligh penumpang tujuan Kalimantan mengeluh dengan pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Kendal. Ia kaget karena tak menyangka harus satu kapal dengan hewan Babi.
“Baunya tidak enak dan menyengat. Kurang nyaman sekali. Namun gimana lagi tidak ada pilihan dan tinggal ikut saja,”ucapnya saat di konfirmasi wartawan, Rabu (9/8/2023).
Senada disampaikan MT, seorang penumpang KMP Kalibodri yang enggan disebutkan namanya jelas merasa kecewa saat mengatahui harus satu kapal dengan hewan Babi.

“Kecewa banget mas. Ini kapal penumpang kok juga mengangkut hewan Babi. Kenapa tidak diangkut pakai kapal angkutan khusus ternak saja,”ungkapnya.
Dikatakan MT, berdasar keterangan beberapa orang awak truk bahwa hewan Babi tersebut di kirim dari Bali.
“Kok bisa ya pengiriman hewan Babi transit di Pelabuhan Kendal. Saya jadi was was, apalagi adanya kabar virus demam babi Afrika (African Swine Fever/ASF) sedang merebak,”terangnya.
MT berharap pihak pemerintah Kabupaten Kendal maupun instansi terkait agar melakukan pengawasan ketat di pelabuhan Kendal. Terlebih kapal penumpang bercampur dengan hewan Babi.
“Harusnya peternak maupun broker hewan Babi gunakan kapal kusus angkut hewan ternak,”pungkasnya.
Masih ditempat yang sama, Dian, salah satu petugas di Pelabuhan Kendal saat dikonfirmasi perihal KMP Kalibodri mengangkut truk pengangkut hewan babi mengatakan bahwa itu tidak masalah.
Menurutnya, selama ada  surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-11) dari daerah asal dan sudah mengikuti karantina maka dibolehkan.
“Saat ini KMP Kalibodri memuat antara 6 hingga 7 truk pengangkut hewa Babi. Dan untuk setiap truknya mengangkut kurang lebih 30 sampai 40 ekor hewan Babi,”jawabnya saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu, Toto dari BPTD Kelas II Jawa Tengah mengatakan bahwa KMP Kalibodri adalah pengangkut penumpang dan barang. Ditanya soal mengangkut truk pengangkut Babi, Toto menyebut itu tidak maslah.
“Untuk jumlah penumpang hari ini sedikit,”terangnya.
Pantauan media ini dilokasi, truk pengangkut hewan Babi masuk kedalam KMP Kalibodri pada malam hari. Lalu pada Rabu (9/8/2023) siang menjelang sore KMP Kalibodri berangkat menuju Kumai Kalimantan Tengah.
PT. Portal Indonesia News Grup
READ  Diduga Rampas Truk Tanpa Putusan Pengadilan! Kasus WOM Finance Solo Kini Resmi Diusut Polres Boyolali Setelah Disposisi Polda Jateng

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  
SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:13 WIB

Skandal “Pemain Titipan” Guncang Liga Desa Jateng: Manipulasi Domisili Massal Terbongkar!

Berita Terbaru