PEMKAB SAMOSIR BEKALI PELAKU UMKM BERBASIS KOMPETENSI

- Kontributor

Kamis, 14 Maret 2024 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir, PortalIndonesiaNews.net -Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan melakukan pelatihan kuliner berbasis kompetensi pengolahan hasil pertanian pembuatan roti dan kue bagi pelaku UMKM di objek Wisata Lagundi-Desa Sitamiang, Onanrunggu, 13/03.

Pelaku UMKM pada objek wisata Lagundi yang terdiri dari BUMDes Robema, Pokdarwis Lagundi Champion Holiday dan PKK dilatih untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengelolaan kuliner dan hasil pertanian menjadi roti dan kue yang nantinya disajikan sebagai menu kuliner kepada pengunjung.

Kadis Nakerkoperindag, Rista Sitanggang menyebutkan, selain kuliner para pelaku UMKM akan dilatih bersikap yang baik dalam pelayanan kepada setiap pengunjung di objek wisata Lagundi. Kegiatan akan dilaksanakan selama 18 hari sejak 13 Maret-10 April 2024 dengan mendatangkan instruktur berpengalaman dibidang kuliner dan Pariwisata, Renhard Sidabutar.

READ  John L Situmorang Sindir Keras Kasat Reskrim AKP Rizki Ari Budiyato: Keliru, Turunan BAP Tersangka Bukan Dokumen Negara!

 “Peserta sebanyak 16 orang, terdiri dari para pelaku UMKM, pembelajaran 30 persen teori dan praktek 70 persen”, kata Rista.

Bupati Samosir diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Hotraja Sitanggang saat membuka acara mengajak seluruh peserta untuk serius dalam pembelajaran sehingga kedepan dapat menyajikan kuliner yang menjadi ciri khas wisata Lagundi. 

Dengan ditetapkannya Kabupaten Samosir sebagai salah satu destinasi super prioritas, Hotraja menyebutkan telah banyak kebijakan yang sangat super atau sentuhan secara berjenjang dari pusat dan provinsi. Secara infrastruktur, Kabupaten Samosir sudah terbenahi/ terwujud sebagai tujuan wisata Internasional. Untuk itu, para pelaku UMKM ditekankan harus mampu bersaing menciptakan sesuatu yang menjadi kenangan tanpa meninggalkan kearifan lokal. 

READ  Edarkan Obat Terlarang, Buruh di Cilacap Diringkus Polisi

“Kita berharap Samosir maupun pantai Lagundi akan semakin banyak pengunjung, maka dengan adanya pelatihan ini akan tercipta kuliner ciri khas Lagundi yang akan terkenang dihati pengunjung. Perlu pendekatan agar kuliner dapat menasional sehingga bisa dinikmati semua kalangan”, imbuh Hotraja.

BUMDes dan Pokdarwis ditekankan lebih berkarya, melakukan pembenahan-pembenahan disekitar pantai Lagundi, menjalin sinergitas dengan pemerintah ditingkat Kecamatan, Desa, memelihara kebersihan toilet dan pembuatan tong sampah. Memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan. 

“Mari seriusi, tekadkan dalam hati bahwa yang kita jual adalah jasa maka perlu ide-ide kreatif dan terus belajar”, ajak Hotraja

Sementara itu tokoh masyarakat Desa Sitamiang, Mansyur Gultom mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemkab Samosir atas perhatian melakukan pembinaan yang menambah pengetahuan kepada masyarakat disekitar objek wisata Lagundi. 

READ  Gelar Pleno, DEPIPUS Baladhika Karya Soksi Demisionerkan Seluruh DEPIDAR Secara Nasional

“Kita harus semangat, tetap semangat membangun wisata Lagundi ini, semoga pondok remaja wisata Lagundi jaya kedepan”, kata Mansyur.

Renhad Sidabutar yang dipercaya sebagai Instruktur mengatakan dalam menghadapi wisatawan/ pengunjung perlu keramahtamahan, menjaga kebersihan, sanitasi yang bersih dan yang paling penting harus dapat memberikan sajian makanan dengan tepat waktu.

Renhard yang sudah berpengalaman di kapal pesiar selama 3 tahun berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk bertukar pengalaman, belajar maksimal memanfaatkan kesempatan mengetahui cara membuat jualan khas daerah menjadi nasional yang dapat dinikmati seluruh kalangan.

(Harapan Tohang)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  
SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:39 WIB

Tongkat Komando Salatiga: Putra Asli NTT, AKBP Ade Papa Rihi Resmi Menjabat Kapolres  

Berita Terbaru