Kelompok Masyarakat Resmi Dilarang Mengisi BBM Subsidi di SPBU Mulai 1 Oktober 2024

- Kontributor

Minggu, 22 September 2024 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa/portalindonesianews.net
JAKARTA, _ Pemerintah Indonesia telah menetapkan aturan baru terkait penggunaan bahan bakar bersubsidi. Mulai 1 Oktober 2024, kelompok masyarakat tertentu tidak lagi diizinkan mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Rachmat Kaimuddin, dari Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi.

READ  Klarifikasi Desa Kemiri Barat Soal Karnaval Ricuh: Bantah Jadi Pemicu, Serahkan Kasus ke Hukum

Baca juga artikel menarik lainnya di: risma-janji-gratiskan-smasmk-jika-jadi.html

Menurut Rachmat, pemerintah ingin memastikan bahwa subsidi BBM lebih tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat golongan menengah ke bawah. Data Kemenko Marves menunjukkan bahwa sekitar 80 persen subsidi solar dinikmati oleh masyarakat yang tergolong sejahtera, yang juga berlaku pada BBM jenis Pertalite (RON 90).

READ  Wartawan Dan Media Tidak Bisa Dituntut Pidana Maupun Perdata Simak Dasar Hukumnya

Kebijakan baru ini diharapkan dapat mengurangi ketidaktepatan dalam distribusi subsidi BBM dan mendorong penggunaan subsidi hanya bagi kelompok yang memang membutuhkannya. Golongan masyarakat dengan kendaraan mewah atau berkapasitas mesin besar (>1400cc) diperkirakan termasuk dalam kelompok yang dilarang mengisi BBM subsidi.

Baca juga artikel menarik lainnya di: polisi-tangkap-pengusaha-penembak.html

Pemerintah berfokus pada menyeimbangkan tekanan ekonomi terhadap kelas menengah, dan kebijakan ini diambil untuk memastikan alokasi subsidi yang lebih adil.

READ  Keluarga Almarhum Sunardi di Weleri Lestarikan Tradisi Obong-Obong, Warisan Leluhur Masyarakat Kalang Kendal

Aturan ini akan diawasi secara ketat dengan dukungan SPBU di seluruh Indonesia, dan pemerintah akan memberikan rincian lebih lanjut mengenai mekanisme penerapan kebijakan ini.(Red/Time)

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru