“Polri sekarang masuk ke ruang bermain mereka, biar bisa merangkul dan melindungi. Ternyata menjaga kedaulatan bangsa zaman sekarang nggak cuma pegang senjata, tapi juga jadi sahabat yang jaga cara pikir generasi muda. Musuh kita bukan orang lain, tapi ketidaktahuan dan paham yang salah,” canda Riki sambil menegaskan pesan edukasinya.
Lewat turnamen ini, Polrestabes Semarang pengen bangun suasana digital yang sehat, kompetitif, dan tentunya bikin hubungan polisi dan anak muda makin akrab. Jadi kalau ke depannya ketemu polisi, jangan cuma takut kena tilang ya, siapa tahu dia justru ngajak mabar di Land of Dawn!
Laporan : joko






