BUNGO PASIRO” DI SILAYUR! Truk Kontainer Rem “Libur”, Jalan Raya Berubah Jadi Arena “Benturan Massal  

Avatar photo

- Kontributor

Senin, 13 April 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketika Angota Polisi Mengamankan Lokasi Kecelakaan

Foto : Ketika Angota Polisi Mengamankan Lokasi Kecelakaan

SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Pagi itu, Jalan Prof. Dr. Hamka, Tambakaji, Ngaliyan, seketika berubah dari jalur lalu lintas biasa menjadi seperti di film aksi (versi nyata dan agak kacau balau). Pasalnya, ada one big truk kontainer yang tiba-tiba merasa dirinya seperti “benda jatuh bebas” hukum gravitasi saat menuruni jalur Silayur. Akibatnya? DRAMA TUNGGAL (Ditemukan Remnya Tewas)!

Kejadian heboh ini berlangsung Jumat pagi (10/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Truk besar bernopol B 9517 FG yang dikemudikan R.S (34), seolah “menari” tanpa irama saat menyusuri turunan panjang nan curam ini. Bayangkan saja, saat harusnya pelan-pelan, si besi raksasa ini malah merasa punya “sayap” karena remnya memutuskan untuk cuti bersama alias mogok total!

Menurut keterangan Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, sang sopir sudah berusaha “bernegosiasi” dengan kemudi. Ia mencoba mengarahkan ke kanan biar tidak korban berjatuhan terlalu banyak. Tapi apa daya, kalau mesin sudah punya kemauan sendiri, manusia cuma bisa pasrah dan berdoa.

“Pengemudi sudah berusaha ‘menjinakkan’ truknya, tapi gravitasi lebih kuat. Akhirnya, ‘sang raksasa’ menyalip takdir dan menabrak apa saja yang ada di depannya sebelum akhirnya ‘tiarap’ manis di tengah jalan,” ungkapnya.

READ  Kabupaten Pati Membara! Rakyat Mengamuk Tolak Kenaikan Pajak: “Pemerintah Sudah Keterlaluan!”

KORBAN “CINTA SEBELAH PIHAK” SAMA TRUK

Nah, yang jadi korban keisengan si truk ini adalah kendaraan-kendaraan yang lagi “diam saja di rumah”. Ada mobil Toyota Yaris (AA 1949 VZ) milik T.W (26) yang kena “cium” keras sampai jari tangannya cedera. Lalu ada Honda Vario (B 4624 BPJ) yang dikendarai A.D.S (24), nasibnya kurang mujur dengan belikat yang jadi korban paling sedih.

Bahkan mobil pikap milik S (47) yang cuma diam terparkir pun ikut kena imbas, seolah dibilang si truk: “Hei kamu, ikut main yuk!”.

READ  Ikat Jadi Inspirasi Pembelajaran Kreatif di SDN Ngijo 01: Dari Karya EstetSeniis Menjadi Peluang Wirausaha

Beruntungnya, meski tubuh truk terlihat “dramatis” terguling, tidak ada korban jiwa. Sopir truk pun cuma kena luka lecet di telinga, mungkin karena kaget mendengar bunyi “BRAK!” yang berkali-kali lipat lebih keras dari suara musik di salon. Semua korban kini sedang dirawat di RS Permata Medika, semoga cepat sembuh dan trauma “dikejar truk” cepat hilang!

READ  Polda Jateng Tangkap Pengedar Sabu, Ternyata Residivis Narkoba Baru Bebas Dua Tahun

SILAYUR: JALUR “UJI NYALI” PARA SOPIR

Warga Semarang pasti sudah hafal betul. Jalur Silayur ini ibarat “Ujian Praktik” abadi. Turunan yang curam plus kendaraan besar yang kadang kondisinya “meragukan” adalah resep kejutan yang tak pernah bosan disajikan. Kali ini lagi-lagi faktor rem yang “mogok kerja” jadi biang kerok.

Pihak Polrestabes Semarang lewat Kompol Agung pun berpesan (dan ini serius ya!): “Bapak-bapak sopir kendaraan besar, tolong dicek dulu ‘kaki-kaki’ kendaraannya sebelum turun. Jangan sampai di tengah jalan remnya tiba-tiba merasa ingin pensiun dini. Keselamatan nomor satu, jangan sampai jalanan jadi tempat bermain petak umpet bahaya!”

READ  Danramil 15/Bergas Pimpin Patroli Keamanan Gabungan di Kota Salatiga

Saat ini petugas masih membereskan “panggung pertunjukan” dan menghitung kerugian materiil. Semoga ini jadi pelajaran mahal: Jangan ajak gravitasi berkelahi kalau rem kamu belum “fit”!

 

Laporan: Christina R.P

Berita Terkait

REFORMASI PENDIDIKAN : China Menutup Ratusan Program Studi di Perguruan Tinggi.
Waspada!!! Ular Piton Sering Muncul di Gorong-Gorong Jl. Mpu Tantular Kota Lama Semarang
Giliran Makassar, Extrajoss Ultimate Takeover Hidupkan Energi Anak Muda di Jantung Kota
Eks Kepala Proyek PT Kraton Klaim Di-PHK Tanpa Pesangon, Disnaker Sumut Keluarkan Anjuran
Santuni Anak Yatim Piatu dan Para Janda, KARTINI PERINDO Salatiga Berbagi Berkah
Peringatan Idul Adha di Perumahan Puri Asri Perdana Padangsari, Banyumanik Kota Semarang
Heboh Diduga Abaikan Aduan, Kasi Propam Polres Boyolali Dilaporkan ke Divisi Propam Polri  
Tebu Ditumpahkan, Kesabaran Petani Blora Ikut Tumpah

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:10 WIB

REFORMASI PENDIDIKAN : China Menutup Ratusan Program Studi di Perguruan Tinggi.

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:29 WIB

Waspada!!! Ular Piton Sering Muncul di Gorong-Gorong Jl. Mpu Tantular Kota Lama Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:42 WIB

Giliran Makassar, Extrajoss Ultimate Takeover Hidupkan Energi Anak Muda di Jantung Kota

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:17 WIB

Eks Kepala Proyek PT Kraton Klaim Di-PHK Tanpa Pesangon, Disnaker Sumut Keluarkan Anjuran

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:02 WIB

Santuni Anak Yatim Piatu dan Para Janda, KARTINI PERINDO Salatiga Berbagi Berkah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:59 WIB

Heboh Diduga Abaikan Aduan, Kasi Propam Polres Boyolali Dilaporkan ke Divisi Propam Polri  

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:47 WIB

Tebu Ditumpahkan, Kesabaran Petani Blora Ikut Tumpah

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:19 WIB

Sidang Lanjutan Kasus MFL, Penyampaian Pledoi Terdakwa dan Penasihat Hukum

Berita Terbaru