SEMARANG | PortalindonesiaNews.Net – Mengawali tahun 2026 dengan semangat kolaborasi, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Semarang menggelar aksi jemput bola melalui kegiatan Road Show Ngobrol Santai: Serius Memberikan Informasi Andalan Ranting dan Andalan Cabang (NGOBRAS SEMAKIN AKRAB). Kwartir Ranting (Kwarran) Gunungpati mendapat kehormatan menjadi tuan rumah perdana dalam mengawali rangkaian safari pramuka se-Kota Semarang ini, Senin (12/01/2026).
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Ketua Kwarcab Kota Semarang, Kak Bambang Pramusinto, bertujuan untuk mempererat harmonisasi serta sinkronisasi program antara pengurus cabang dan ranting. Bertempat di Gunungpati, acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi kedua belah pihak, termasuk Kamabiran Gunungpati Kak Ali Ahmadi, Ketua Kwarran Gunungpati Kak Galih, serta tim dari Kwarcab yang dipimpin oleh Sekretaris Kak Annur.
Terobosan Baru: Pramuka Garuda Gratis dan Dukungan Anggaran
Dalam diskusi yang berlangsung hangat namun serius tersebut, muncul sejumlah kabar gembira bagi anggota Pramuka. Kak Annur menegaskan bahwa pada tahun 2026, proses Pramuka Garuda tidak dikenakan biaya. Tak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas penilaian, para pemateri dan penilai Pramuka Garuda di tingkat Kwarran akan mendapatkan honorarium yang bersumber dari anggaran Kwarcab.
“Kami juga memastikan bahwa kegiatan Lomba Tingkat (LT) II di tingkat ranting akan didukung oleh tim penilai yang pendanaannya ditanggung oleh Kwarcab,” ujar Kak Annur di hadapan para andalan.
Sinergi Pendidikan dan Administrasi
Ketua Kwarran Gunungpati, Kak Galih, menyambut baik skema ini. Ia melaporkan rencana pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) tahun 2026 yang telah mendapat dukungan penuh dari Korwil Satuan Pendidikan (Korsatpen). Namun, ia juga memberikan catatan penting terkait jadwal agar kegiatan kepramukaan tetap sinkron dan tidak mengganggu jam pembelajaran formal di sekolah.
Isu penguatan tata kelola organisasi juga menjadi sorotan. Sekretaris Kwarran Gunungpati, Kak Slamet, mengusulkan adanya diklat khusus kesekretariatan untuk menyeragamkan administrasi. Usulan ini langsung direspon positif oleh pihak Kwarcab yang berencana menggelar diklat khusus bagi para sekretaris bidang dalam waktu dekat.
Harapan untuk Masa Depan Pramuka
Menutup rangkaian acara, Pengurus Kwarran Gunungpati, Duratus Sadiyah, menyampaikan optimisme besarnya kepada awak media. Ia menilai Ngobras bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang komunikasi dua arah yang sangat efektif.
“Doa dan harapan kami, melalui Ngobras ini tercipta sinergi yang kuat. Semua aspirasi dari bawah dapat ditampung dan diagendakan secara nyata. Ini adalah wadah positif demi pengembangan Pramuka yang lebih progresif ke depannya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Kota Semarang dan Kwarran Gunungpati membuktikan bahwa komunikasi santai mampu melahirkan solusi serius bagi kemajuan gerakan Pramuka di Kota Atlas.
Laporan: Saribun






