Lakukan pengeroyokan, Polsek Ungaran amankan 9 remaja

- Kontributor

Minggu, 2 Juni 2024 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lakukan pengeroyokan, Polsek Ungaran amankan 9 remaja


PortalindonesiaNews.Net – Polres Semarang_Polda Jateng.Berniat pulang ke rumah nenek nya di daerah Nyatnyono Kec. Ungaran Barat, seorang remaja M. Samsul (18 Th) warga Kota Semarang yang masih duduk di bangku SMK Swasta di Ungaran, mengalami kejadian pengeroyokan yang dilakukan 9 remaja. 

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra SIK. MM., melalui Kapolsek Ungaran Kompol Giri Narwantono SH. MH., Menyampaikan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 00.30 Wib Minggu dini hari saat korban M. Samsul bersama rekannya Haikal (18 Th) warga Nyatnyono hendak pulang kerumah nenek M. Samsul. 

“Korban merupakan warga Kota Semarang, namun korban M. Samsul tinggal bersama neneknya di daerah Dsn. Gondang Ds. Nyatnyono Kec. Ungaran Barat dan bersekolah salah satu SMK Swasta di Ungaran.” Jelasnya. 

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan saat korban hendak pulang ke Nyatnyono sehabis bermain, saat melintas di wilayah Genuk dihadang 9 orang remaja yang tak dikenal. 

READ  Kisah Pilu Taripan, Pengusaha Kecil Desa Seliling Diduga Dimiskinkan Oknum BRI Kebumen: Sertifikat Rumah Jadi Permainan

“Saat melintas di daerah setelah kolam renang Singapon, di area persawahan korban dihadang 9 orang remaja tak dikenal. Korban langsung dikeroyok, sedangkan rekan korban melarikan diri.” Tanbahnya. 

Korban yang berteriak minta tolong di selamatkan oleh penjual angkringan Septa Adi (26 Th) warga Kota Semarang, yang sedang berjualan tidak jauh dari lokasi. Dan dalam kurung waktu tidak lama setelah penjual angkringan melaporkan ke Polsek Ungaran, ke 9 pelaku berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi. 

Dari ke 9 remaja yang diamankan, rata rata masih duduk di bangku sekolah baik SMP dan SMA Sederajat. Untuk korban M. Samsul setelah kejadian langsung dibawa personel Polsek Ungaran ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran, namun setelah mendapatkan perawatan pihak RSUD, pelaku diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. 

“Adapun ke 9 pelaku yang melakukan pengeroyokan yaitu UP (16 Th) warga Pringsari Kec. Pringapus, sudah putus sekolah., IH (14 Th) warga Penawangan Kec. Pringapus, bersekolah di salah satu SMP Swasta di Ungaran., SP (22 Th) warga Ngawi, Jawa Timur yang berdomisili di Kota Semarang bekerja di warung makan, AA (13 Th) warga Klepu Kec. Pringapus, bersekolah di salah satu MTs. di Kec. Pringapus., FN (15 Th) warga Penawangan Kec. Pringapus, bersekolah di salah satu SMP Negeri di Kec. Pringapus., FM (17 Th) warga Jatisari Kec. Pringapus, bersekolah dinsalah satu SMK Negeri di Pringapus., RL (14 Th) warga Gondoriyo Kec. Bergas, tidak bersekolah., RA (17 Th) warga Ngempon Kec. Bergas, bersekolah di salah satu SMK Swasta di Ungaran., dan yang terakhir RM (16 Th) warga Ngempon Kec. Bergas, bersekolah di salah satu SMK Swasta di Ungaran.” Papar Kapolsek. 

READ  SDN 1 Samirono Cetak Sejarah: Sekolah Negeri Pertama dengan Fasilitas Ibadah Lintas Agama Lengkap di Kabupaten Semarang

Kompol Giri juga menuturkan bahwa, motif dari pengeroyokan tersebut diduga dendam pribadi salah satu pelaku (RA) yang juga 1 sekolah dengan korban. Sehingga pelaku mengajak rekan rekan mainnya untuk menghadang korban saat melintas dijalan arah Nyatnyono. 

“RA mengadu kepada rekannya melalui pesan singkat WA, sehingga rekannya mengajak rekan lain lagi yang kebetulan sedang menonton kesenian Reog pada Sabtu malam minggu di daerah Kec. Bergas. Dan mereka bergerak bersama sama dijalan arah rumah domisili korban yang tinggal bersama neneknya, dan terjadi pengeroyokan tersebut.” Pungkas nya. 

READ  MODUS INVESTASI WALET FIKTIF TERUNGKAP! Korban Rugi Rp78 Miliar, Pelaku Cuci Uang Lewat Skema Rekening Siluman

Dari tangan para pelaku diamankan Hp milik para pelaku, dan juga 4 Unit kendaraan yang digunakan para pelaku. Saat ini baik korban, pelaku beserta para orang tua dan guru sekolah sudah mendatangi Polsek Ungaran guna mengetahui keberadaan anak maupun siswa disekolahnya masing masing. Dan atas mediasi dari Kapolsek Ungaran dengan pertimbangan para pelaku masih anak anak, untuk para pelaku maupun korban dilakukan mediasi dengan menyertakan surat pernyataan dihadapan orang tua maupun guru.

Redaksi

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN
PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”
Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata
SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?
Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib
Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI
Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:45 WIB

EMPAT SANTRI DEMAK BERSUARA: “KAMI TIDAK TAHU APA-APA”, KELUARGA PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM LAPORAN

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:52 WIB

PENGADUAN DUGAAN PENGGELAPAN MOBIL BRIO DIHENTIKAN, JOHN L. SITUMORANG: “KAMI MENUNGGU GELAR PERKARA KHUSUS DI POLDA JATENG”

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:40 WIB

Rina Sa’adah Bawa Persoalan PG GMM Blora ke Menteri Pertanian, Petani Tebu Harapkan Solusi Nyata

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

SERTIFIKAT TANAH BERUJUNG TANDA TANYA, DANA Rp405 JUTA MILIK WARGA MIJEN BELUM KEMBALI: JANJI PROYEK ATAU SEKADAR PEMANIS?

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:18 WIB

Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:39 WIB

Efek “Plot Twist” Kasus Truk Sumsel: Saling Lapor Jadi Korban, Alamat Perusahaan Diduga Gaib

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

Industri Gula Blora Terancam, Petani Kantongi Dukungan Lintas Fraksi DPR RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:44 WIB

Polsek Ngaliyan Kembalikan 23 Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Penggelapan, Korban Bersyukur Kendaraan Kembali Tanpa

Berita Terbaru