Kontraktor Dipolisikan Mantan Anggota Dewan, Kapolres Salatiga: Penangguhan Dikabulkan, Tapi.

- Kontributor

Minggu, 8 September 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari.
Salatiga, PortalIndonesiaNews.netAgus Yuniarto, yang lebih dikenal sebagai Agus Tegar (AG), seorang kontraktor asal Kabupaten Semarang, masih terlihat beraktivitas di tengah masyarakat meski kasus dugaan hutang piutang yang melibatkan mantan anggota DPRD Salatiga, SKW (39), masih dalam proses hukum. Kasus ini terkait dugaan hutang piutang yang digunakan untuk modal proyek.

READ  Semangat Baru LCKI! Jelang Seminar Nasional “Cegah Kejahatan Indonesia”, Panitia DPP & DPD DKI Jakarta Kian Kompak

Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengonfirmasi bahwa Agus Tegar telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan, yang kemudian dikabulkan oleh penyidik. “Permohonan penangguhan penahanan dikabulkan oleh penyidik,” ungkap AKBP Aryuni pada Jumat (6/9).

Meski demikian, proses hukum terhadap Agus Tegar masih berjalan dan saat ini berada pada tahap pemenuhan barang bukti. Penyidik Polres Salatiga sedang berupaya memenuhi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah menerima petunjuk tahap P19.

READ  Iptu Rudiana dan Dua Polisi Bawahannya Disorot Terkait Rekayasa Penangkapan 7 Narapidana yang Ajukan Peninjauan Kembali

Di sisi lain, SKW, mantan anggota DPRD yang menjadi korban dalam kasus ini, mengaku terkejut melihat Agus Tegar bebas dari tahanan. “Terakhir saya melihat dia ditahan, tapi kemudian ada informasi bahwa dia terlihat di luar tahanan,” ungkap SKW. Ia berharap pihak berwenang serius menangani kasus ini, mengingat ada hak yang belum dilunasi oleh Agus Tegar.

READ  Di Balik Dering 110 yang Tak Pernah Padam, Sosok Polwan Ini Jadi Harapan Warga

Kasus ini bermula dari laporan SKW terkait dugaan ingkar janji dalam utang piutang dan pembayaran upah atas proyek yang dikerjakan oleh Agus Tegar, termasuk proyek pembangunan Alun-alun Pancasila dan Jalan Soekowati di Salatiga.

Jhon:portalindonesianews.net

PT. Portal Indonesia News Grup

Berita Terkait

Polrestabes Semarang Siaga Cepat Tangani Banjir dan Cuaca Ekstrem – Dua Nyawa Tertimbun Bencana  
Priyoto Jabat PLT Ketua DPC GRIB Jaya Blora – Siap Giring Konsolidasi dan Revolusi Struktur Organisasi  
Polsek Semarang Timur Lakukan Pendalaman Terkait Dugaan Begal di Jalan Barito, Masyarakat Diimbau Segera Melapor
Ratusan Kendaraan Hangus, Kebakaran Parkiran Pabrik Ban di Purworejo
Salatiga: Banyak Kendaraan Kredit ‘Tanpa Paspor Hukum’ – Fidusia Tidak Terdaftar Meski Biaya Sudah Dibayar
Polisi Tangkap Satu Lagi Pensiunan Aparat Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal Salatiga
Hujan Bukan Halangan: Panggung WApreS menjadi Akhir yang Syahdu dari Kemeriahan Kolaborasi Cookies dan Happynest CSSMoRA
PUSKOPPOLDA Jawa Tengah, Menyelenggarakan RAT ke- 47, Tutup Buku 2025 Dan Pergantian Pengurus

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:37 WIB

Polrestabes Semarang Siaga Cepat Tangani Banjir dan Cuaca Ekstrem – Dua Nyawa Tertimbun Bencana  

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:51 WIB

Priyoto Jabat PLT Ketua DPC GRIB Jaya Blora – Siap Giring Konsolidasi dan Revolusi Struktur Organisasi  

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polsek Semarang Timur Lakukan Pendalaman Terkait Dugaan Begal di Jalan Barito, Masyarakat Diimbau Segera Melapor

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:26 WIB

Ratusan Kendaraan Hangus, Kebakaran Parkiran Pabrik Ban di Purworejo

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:02 WIB

Salatiga: Banyak Kendaraan Kredit ‘Tanpa Paspor Hukum’ – Fidusia Tidak Terdaftar Meski Biaya Sudah Dibayar

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44 WIB

Hujan Bukan Halangan: Panggung WApreS menjadi Akhir yang Syahdu dari Kemeriahan Kolaborasi Cookies dan Happynest CSSMoRA

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:09 WIB

PUSKOPPOLDA Jawa Tengah, Menyelenggarakan RAT ke- 47, Tutup Buku 2025 Dan Pergantian Pengurus

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:17 WIB

KPK tetapkan Pengusaha Semarang Heri Setiyono alias Heri Black sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Importasi di Ditjen Bea Cukai

Berita Terbaru