Layanan e-KTP Blora Lumpuh: Tokoh Masyarakat Sebut “Hak Konstitusional Warga Ikut Tumbang”

Avatar photo

- Kontributor

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kantor dukcapil kabupaten Blora

Foto kantor dukcapil kabupaten Blora

BLORA | PortalindonesiaNews.Net – Penghujung tahun 2025 di Kabupaten Blora diwarnai kegagalan sistem server e-KTP yang kembali terjadi, memicu kritik pedas dari masyarakat. Tokoh masyarakat Agus Flash menyatakan bahwa gangguan ini bukan sekadar error teknis, melainkan bentuk pengabaian hak dasar rakyat oleh negara.

Dalam pernyataannya di grup WhatsApp @Sudutblora pada Rabu (24/12/2025), Agus menilai pemerintah terlalu ambisius mendorong digitalisasi tanpa mendukungnya dengan infrastruktur yang mumpuni. Ketergantungan total pada sistem yang sering down, menurutnya, justru menjadi bumerang bagi warga kecil. “Ironinya, rakyat diwajibkan tertib administrasi, sementara negara justru tidak tertib mengelola sistemnya,” sindirnya.

Ia menegaskan bahwa identitas digital kini menjadi “napas” bagi warga untuk mengakses berbagai aspek kehidupan. Ketika server mati, akses ke bantuan sosial, layanan kesehatan BPJS, perbankan, hingga lamaran kerja pun terhenti. Agus menolak keras narasi pemerintah yang menyebut gangguan ini sebagai “kendala teknis biasa”, karena setiap detik server mati berarti ada hak warga yang terenggut.

READ  Satu Dekade Grand Dian Hotel Brebes, Wakil Bupati Gaungkan Hidup Sehat dan Penguatan Ekonomi Daerah

Dampak domino yang ditimbulkan sangat luas: antrean layanan publik mengular tanpa kepastian, transaksi dan pembukaan rekening perbankan terhambat, penyaluran bantuan berbasis NIK menjadi lumpuh, serta kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi semakin terkikis. “Rakyat tetap hidup dalam realitas sehari-hari yang keras, sementara pelayanan pemerintah berhenti hanya dengan status ‘server error’,” tegasnya dengan nada getir.

READ  Tongkat Komando Salatiga: Putra Asli NTT, AKBP Ade Papa Rihi Resmi Menjabat Kapolres  

Selain itu, Agus mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk tidak hanya melakukan perbaikan sementara. Ia menuntut transparansi mengenai penyebab gangguan yang sering terjadi dan jaminan agar kejadian serupa tidak terulang. “Jika ini terus dianggap sepele, jarak antara negara dan rakyat hanya akan semakin melebar,” pungkasnya.

READ  Seminar Migas Nasional di Blora Soroti Implementasi Permen ESDM No.14 Tahun 2025 — LCKI Dorong Pengelolaan Sumur Rakyat Aman dan Transparan

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi telah berusaha mengonfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Blora Djoko Sulistiyono. Namun, pihak tersebut belum memberikan tanggapan resmi terkait penyebab kerusakan server maupun solusi jangka pendek bagi warga terdampak. Bola panas kini berada di tangan pemerintah: akankah ada perbaikan nyata, ataukah “server error” akan tetap menjadi jawaban klasik atas kegagalan birokrasi?

Laporan : Iskandar

Berita Terkait

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?
Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli
Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah
Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru
SKANDAL KEAMANAN: PT Mulya Jati Utami Tegal Diduga Bodong, Kok Bisa Dipakai Instansi Pemerintah?  
Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal
Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:08 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa Jadi Wartawan di Blora: Etika Profesi atau Pelanggaran Hukum?

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kedok Terbongkar! Oknum Sipir Rutan Kebumen Tak Berkutik, Akui Aniaya Tahanan Perempuan di Tengah Pusaran Pungli

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:24 WIB

Diduga Masuk HGB Developer Bukit Bulusan, Warga Banyumanik 8 Tahun Gagal Sertifikatkan Tanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:09 WIB

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Semarang dan Salatiga Capai 60 Persen, Target Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:24 WIB

Puncak Grand Opening Imperial Digital Printing: Mengusung Kreativitas Tanpa Batas Lewat Teknologi Cetak Terbaru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06 WIB

Setengah Tahun Tanpa Kepastian: Pomdam IV/Diponegoro Diduga Lamban Tangani Kasus Oknum TNI BBM Ilegal

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:37 WIB

Viral! Pasien Diduga Diusir Dokter di Kendal, Kata “Kampret” Muncul Saat Klarifikasi  

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:17 WIB

SDN 1 Samirono Jadi Pusat Inspirasi: Siswa SMA Plus Islamic Village Tangerang Gelar Aksi Mengajar dan Kompetisi Kreatif

Berita Terbaru