Terpisah Kapolsek Karangawen AKP Mujiono melalui via telepon langsung memerintahkan anggotanya untuk memberantas seluruh aktivitas perjudian sabung ayam dan dadu di wilayah Karangawen setelah temuan ini terungkap.
Pertanyaan yang kini mengemuka di benak masyarakat: Apakah perjudian ini bertahan karena keterbatasan jangkauan aparat, ataukah ada oknum yang secara diam-diam membekingi keberlangsungannya? Dugaan tebang pilih dalam penegakan hukum semakin menguat ketika satu lokasi digerebek sementara lokasi lain dibiarkan.

Terpisah, masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Selama ini kapolsek dan koramil setempat dimana, sehingga biarkan judi sabung ayam makin marak di desa kami? Ini kota wali malah dibuat seperti kota maksiat. Aparat kepolisian dan tentara di wilayah kan banyak kenapa tidak bisa berantas judi sabung ayam ini, kenapa dibiarkan? Apa saja kerja Polisi dan TNI di wilayah kami, kalau kejahatan perjudian saja tidak bisa diberantas? Jangan makan gaji buta pak”, tandasnya,
“Kepada Kapolres Demak, kepada Kapolda Jawa Tengah, dan kepada Kapolri datang dan periksa sendiri aktifitas perjudian di wilayah kami ini, anak buahmu di Polsek tidak mampu berantas, Dandim tolong datang dan cek, maraknya judi di desa kami, banyak sekali aktifitas judi sabung ayam, kami juga menduga banyak intel yang sudah tahu aktifitas ini namun mereka sengaja membiarkan atau jangan-jangan mereka membekingi judi ini”, lanjutnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






