Boyolali – Kejadian mengejutkan mengguncang Kecamatan Kemusu, Boyolali. Kepala Desa (Kades) berinisial SR digerebek warga di rumah seorang wanita berinisial TP yang diduga sebagai selingkuhannya. Fakta bahwa TP masih berstatus istri sah dari pria lain semakin memanaskan situasi. Warga yang marah kini tengah merencanakan aksi demonstrasi besar-besaran.
Penggerebekan oleh Warga
Kecurigaan warga terhadap perilaku SR memuncak ketika mereka memutuskan untuk melakukan penggerebekan di rumah TP. Perangkat desa membenarkan kejadian ini dan menyebutkan bahwa kecurigaan warga sudah berlangsung cukup lama.
“Informasi penggerebekan itu memang benar. Warga sudah lama mencurigai Kepala Desa hingga akhirnya aksi itu terjadi,” ujar salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.
Status TP Memperkeruh Situasi
TP, yang diketahui masih aktif sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), secara administrasi masih terdaftar sebagai istri sah orang lain. Fakta ini membuat kasus tersebut menjadi sorotan tajam, tidak hanya di lingkungan desa tetapi juga di media sosial.
Rencana Demonstrasi Besar-besaran
Sebagai bentuk protes, tokoh masyarakat dan pemuda desa berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran. Aksi ini direncanakan dimulai dari Kantor Balai Desa sebelum dilanjutkan ke Kantor Kecamatan Kemusu.
Tuntutan warga sangat jelas: mereka meminta SR untuk segera mengundurkan diri karena dianggap telah mencoreng nama baik desa dan tidak layak untuk memimpin.
Sikap Bungkam SR
Hingga saat ini, SR belum memberikan tanggapan resmi. Upaya media untuk menghubunginya melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respons.
PortalIndonesiaNews.net akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.
(Red/Time)